Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

ECU Bikin Motor Ngacir, Beda Stand Alone, Piggyback Dan Open Looper

Parwata - Selasa, 23 Oktober 2018 | 11:13 WIB
Ilustrasi ECU aftermarket, piggyback, dan open looper motor injeksi
Farhan
Ilustrasi ECU aftermarket, piggyback, dan open looper motor injeksi

Otomotifnet.com – Bagi bikers yang doyan oprek motor injeksi, urusan mengupgrade bagian mesin harus diikuti dengan penyesuaian sistem elektronik.

Pilihannya bisa memanipulasi ECU bawaan motor dengan O2 Open Looper dan Piggyback.

Atau yang lebih advance diganti dengan ECU stand alone.

Pastinya bikers sudah tidak asing dengan tiga produk yang disebut tadi.

(BACA JUGA: Blarr! Avanza Meledak Di Pom Bensin, Aneh Tak Ada Api dan Asap)

Namun demikian, sebenarnya paham tidak perbedaan fungsi di antara ketiga jenis ECU tersebut?

“Banyak yang bisa disesuaikan dengan ECU stand alone. Mulai dari debit bensin ke ruang bakar, limiter rpm mesin, maju-mundur pengapian, idle rpm, setting TPS, tingkat CO serta pilihan mapping bisa diatur sesuai keperluan,” ujar Teguh, staf bengkel Ultraspeed Racing kepada di Jakarta Barat.

ECU stand alone memang paket komplet karena fungsinya memang menggantikan ECU bawaan motor.

Untuk setting, ECU stand alone memerlukan keahlian khusus dan perangkat tambahan seperti laptop atau smartphone sebagai media setting.

(BACA JUGA: Pilihan Sok Belakang Suzuki Nex II, Perlu Buat Yang Suka Kencang)

 

 

Sedangkan piggyback, berfungsi untuk memanipulasi data dari sensor sebelum terkirim ke ECU standar.

“Terpasang berdampingan dengan ECU bawaan motor. Piggyback bisa mengatur beberapa parameter seperti pasokan bensin dan rpm limiter pada mesin motor,” jelas Harel Rahman, distributor produk Speedsparks kepada GridOto.com di Bekasi, Jawa Barat.

Tidak selengkap ECU stand alone, namun piggyback punya harga yang lebih murah.

Sedangkan O2 open looper, fungsinya hanya mengatur debit bensin yang masuk ke ruang bakar.

(BACA JUGA: Terbongkar, Valentino Rossi Beberkan Motor M1 Yang Gitu-Gitu Saja)

“Nah open looper gunanya untuk memanipulasi bacaan sensor O2 di knalpot sebelum diterima oleh ECU motor,” lengkapnya.

Selain itu, proses setting open looper terbilang sederhana karena cukup memutar saklar pada bagian atas modul.

Itulah penjelasan singkat mengenai fungsi dasar dari ketiga sistem elektronik aftermarket untuk motor injeksi.

Editor : Joni Lono Mulia
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa