Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Ini Kelebihan Karet Sintetis Untuk Ban Menurut Michelin

Ignatius Ferdian - Sabtu, 1 Desember 2018 | 21:00 WIB
Peluncuran ban michelin primacy 4
Thio Pahlevi
Peluncuran ban michelin primacy 4

Otomotifnet.com - Produsen ban asal Prancis, Michelin, memilih karet sintetis untuk dijadikan salah satu bahan bakunya.

Ban untuk kendaraan penumpang dan motor jadi produk Michelin yang memiliki kandungan karet sintetis cukup tinggi.

Bahkan mereka sampai menginvestasikan dana yang sangat besar, untuk membangun pabrik produksinya di Indonesia dengan nama PT Synthtetic Rubber Indonesia (SRI).

Lantas, apa saja keunggulan yang diberikan karet sintetis untuk produknya?

(BACA JUGA: Michelin Tergetkan Pasok 120 Ribu Ton Karet Sintetis Dari Indonesia)

"Dengan menggunakan karet sintetis, ban itu jadi lebih tahan lama, memiliki daya cengkram yang baik di jalan basah maupun kering," ujar Luc Minguet, Senior Vice President Merger & Acquistion Michelin Group, Kamis (29/11/2018).

"Kami juga mengkombinasikannya dengan bahan-bahan yang berkualitas, dan karet sintetis memiliki sifat yang bisa memberikan keseimbangan karena rekayasa molekul dan kimiawi," lanjutnya saat berada di pabrik SRI yang terletak di Cilegon, Banten.

Minguet juga menjelaskan, penggunaan karet sintetis mampu memberikan efisiensi bahan bakar, tanpa mengorbankan akselarasi ketika berkendara.

"Karet sintetis mampu mengurangi rolling resistant sehingga mampu mengurangi konsumsi bahan bakar, dan juga gas buang yang menyebabkan polusi," ungkap Minguet seraya menjelaskan.

(BACA JUGA: Temperatur Tinggi, Michelin Siapkan 4 Jenis Ban Untuk MotoGP Thailand)

Nora Guitet, Public Affairs and Corporate Communications Director Michelin Indonesia menambahkan, saat ini Michelin sudah memiliki tiga pabrik yang khusus memproduksi karet sintetis.

Ketiga pabrik itu masing-masing terletak di Perancis, Amerika, dan yang terbaru yakni di Indonesia.

Selain itu, proses pembuatan karet sintetis jauh berbeda dengan karet alami.

"Karet sintetis itu bahan dasarnya bukan dari pohon, melainkan dari minyak yang diproses secara kimia sehingga memiliki fungsi, tekstur, dan fungsi yang menyerupai karet alami, elastis," tutup Nora.

 

Editor : Iday
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa