All About Honda CBR250RR, Spek, Masalah Dan Komponen Pengganti

Parwata - Minggu, 6 Januari 2019 | 09:25 WIB
All About Honda CBR250RR
Dok OTOMOTIF
All About Honda CBR250RR

Otomotifnet.com - Mengusung konsep ‘Total Control’, All New Honda CBR250RR atau ditulis CBR250RR, hadir dengan jiwa motor sport sejati di antara rivalnya.

Dengan teknologi dan desain yang terinspirasi dari sportbike Honda yang lebih besar, CBR250RR sukses menyihir para rider yang rindu akan kehadiran motor sport 250 cc dari pabrikan sayap mengepak.

Memasuki usia dua tahun sejak diluncurkan, kami merangkum sederet informasi penting, seperti harga komponen, penyakit khas, part substitusi, dan biaya servis.

Simak ulasan dari peraih Bike of The Year 2017 dari Tabloid OTOMOTIF berikut ini!

Tim OTOMOTIF

SEJARAH

2016
Dok OTOMOTIF
2016

Honda CBR250RR diluncurkan pada 25 Juli 2016.

Hadir dengan desain paling sporty dibanding kompetitornya plus sederet teknologi canggih seperti, ride by wire, sok depan upside down 37 mm, riding mode, swing arm aluminium, trellis frame, dan all LED lighting.

Spidometernya juga mengusung LCD full digital, dengan negative display.

Dilengkapi setang underyoke layaknya sportbike sejati, posisi berkendara jadi lebih nunduk apabila dibandingkan dengan kedua rivalnya.

Rem depan dengan diameter disc 310 mm dijepit 2 piston, dan 240 mm 1 piston di belakang.

Peleknya pakai palang 7, dengan lebar 2.75x17 dan 4.00x17 inci di depan dan belakang.

Knalpotnya mengusung silencer yang menumpuk dengan 2 lubang.

Hadir dalam dua varian standar dan ABS ketika pertama kali diperkenalkan.

Repsol MotoGP
Dok OTOMOTIF
Repsol MotoGP

Honda membekali CBR250RR dengan mesin dua silinder inline DOHC 8 katup berkapasitas murni 249,7 cc.

Konfigurasi kruk as-nya menganut 180 derajat, sama dengan Kawasaki Ninja 250R dan Yamaha YZF-R25.

Mesin ini memiliki bore 62,0 mm dan stroke 41,4 mm, sedangkan rasio kompresinya 11,5:1. Intake manifold-nya mengusung model down draft.

Dengan sederet teknologi baru yang disematkan dan performa mesin paling powerful, bisa dibilang CBR250RR sebagai pembawa standar baru di kelasnya.

Awal tahun 2017, tepatnya pada bulan Februari, Honda meluncurkan CBR250RR spesial dengan livery Repsol Honda MotoGP.

Kabuki
Dok OTOMOTIF
Kabuki

Varian limited edition ini hanya diproduksi sebanyak 1.000 unit.

Didedikasikan bagi para penggemar MotoGP, motor ini hanya tersedia versi rem ABS dan dibanderol Rp 72 juta OTR Jakarta.

Selain livery Repsol, ubahan lainnya seperti single seat, hugger carbon, dan hand guard.

Pada Agustus 2017, Honda sempat meluncurkan varian spesial bertajuk All New Honda CBR250RR Kabuki.

Hadir dengan jumlah terbatas, hanya 100 unit.

Tema Kabuki menunjukkan kegagahan dan macho. Kabuki sendiri merupakan drama tradisional Jepang.

CBR250RR Kabuki memiliki livery yang berbeda dengan varian standar. Warna dasar pada bagian depan hitam dan belakang putih.

2018
Dok OTOMOTIF
2018

Sisi kanannya bergambar wajah perempuan sedangkan sisi kiri laki-laki. Pada fairing kiri bawah terdapat gambar peta Indonesia.

Kemudian kedua pelek juga memiliki kelir belang, depan hitam dan belakang putih.

Tepat dua tahun setelah peluncuran perdana, pada Juli 2018 lalu Honda melakukan penyegaran pada CBR250RR.

Hadir dalam empat pilihan warna baru, Black Freedom sebagai varian standar atau paket hemat, Bravery Matte Red, Matte Gun Powder Black Mettalic, dan varian spesial Honda Racing Red.

Selain warna baru, mesin dan fitur lainnya tidak berubah. Hadir dalam versi standar dan rem ABS.

Harga Komponen Fast Moving

Jasa servis Rp 220.000
Kampas rem depan Rp 879.000
Kampas rem belakang Rp 125.000
Busi Rp 198.000
Filter udara Rp 128.000
Filter oli Rp 222.000
Rantai Rp 1,014 juta
Gir depan Rp 105.000
Gir belakang Rp 225.000
Oli SPX1 1 liter Rp 56.500
Oli SPX1 0,8 liter Rp 50.500

PENGECEKAN TAHUN KE-2

Perhatikan kondisi ban secara visual meliputi ketebalan dan keretakan
Dok OTOMOTIF
Perhatikan kondisi ban secara visual meliputi ketebalan dan keretakan

Periodik servis meliputi 24.000 km atau 24 bulan tergantung mana yang lebih dulu dicapai.

Disamping servis rutin dengan penggantian oli mesin, ada juga servis yang mesti dilakukan saat mencapai umur ke-2.

“Harus kuras minyak rem depan dan belakang, jasa kurasnya Rp 20 sampai 30 ribu di luar minyak rem seharga Rp 6.500 perbotol"

"Kalau untuk kuras ini butuh 2 botol,” ujar Achmad Ghofur kepala mekanik AHASS 001 Dewi Sartika, Cawang, Jaktim.

Tabung reservoir di balik fairing baru terlihat jelas ketika fairing dibuka, jangan sepelekan kapasitas coolant ya!
Dok OTOMOTIF
Tabung reservoir di balik fairing baru terlihat jelas ketika fairing dibuka, jangan sepelekan kapasitas coolant ya!

Ada pula penggantian oli sok depan sebagai ritual yang dilakukan menyentuh tahun ke-2, “Idealnya tiap 10.000 atau 12.000 km.

Ini karena daya lumas sudah berkurang, kinerja suspensi jadi berkurang pengaruh ke kenyamanan dan handling.

Kalau dibiarkan bisa bikin as sok baret. Jasanya kuras kurang lebih Rp 70 sampai 80 ribu, oli soknya perbotol Rp 26 ribu dikalikan 5,” lanjut Ghofur.

butuh 2 botol minyak rem mungil ini untuk menguras sepasang cakram CBR250RR
Dok OTOMOTIF
butuh 2 botol minyak rem mungil ini untuk menguras sepasang cakram CBR250RR

Pengecekan lainnya meliputi area kaki-kaki, “Seperti lihat kondisi ban secara visual saja.

Sudah tipis atau sudah retak-retak kondisinya. Kampas rem juga bisa dilihat secara visual ketebalannya. Tapi semuanya kembali ke pemakaian,” sarannya.

PASARAN BEKAS

Harga pasaran CBR250RR seken terbaru di Oktober 2018 ini diperoleh dari berbagai sumber, seperti showroom mokas yang tersebar di berbagai wilayah di Jakarta.

Kisaran harga ini dapat dijadikan referensi untuk Anda yang akan membeli atau menjualnya.

“Kisaran harga motor CBR250RR memiliki harga yang berbeda, karena tergantung dari tahun keluaran motor,” ujar Zaky, pemilik Bachmid Motor, di Condet Jakarta Timur.
Berikut kisaran harganya:

Honda CBR250RR 2016: Rp 52 juta

Honda CBR250RR 2017: Rp 56 juta

Honda CBR250RR 2017 (ABS): Rp 62 juta

Honda CBR250RR 2017 Kabuki: Rp 66 juta

MASALAH HONDA CBR250RR 

Salah satu yang cukup dikeluhkan adalah panas berlebih pada motor sport ini, padahal mesin 250 cc 2 silindernya sudah dibekali pendinginan cairan.

“Bisa overheat karena saluran sistem pendinginan gak lancar, bisa karena salurannya mampet atau coolant berkurang,” tambah Ghofur.

Memang letak tangki reservoir CBR250RR yang bersembunyi di balik fairing ini kadang diabaikan.

Padahal efeknya cukup fatal jika coolant kurang dan perhatikan jadwal penggantiannya, “Ganti coolant paling tidak 1 tahun sekali,” sarannya.

Selain itu memang extra fan yang membuat hawa panas dari radiator ini membuang panasnya ke bagian kaki pengendara.

“Makanya panas terasa di bagian kaki, apalagi pengendara yang pakai celana tipis pasti kerasa banget semburan panasnya,” urai pria ramah ini.

Masalah overheat ini juga diiyakan oleh Sandy Handoyo Tanujoyo member dari CBR Owner Tangerang (CROW).

“Masalahnya emang overheat aja, selebihnya gak ada sih. Kalau macet parah udah pasti panas mesin naik,” sebutnya.

Ada sedikit solusi untuk mengatasi panas mesin yang berlebih ini.

“Pakai coolant Engine Ice dan ganti oli yang lebih encer seperti 10W-40 atau 10W-30 lumayan membantu, jadi gak cepat overheat,” tambah Sandy.

SUBTITUSI PART

Filter oli
Dok OTOMOTIF
Filter oli

Mengatasi sparepart asli bawaan pabrik yang mungkin sulit didapat atau terlalu mahal, subtitusi bisa jadi solusi.

Part yang biasa disubtitusi umumnya bagian fast moving yang menjadi sasaran utama.

Salah satunya filter oli ternyata bisa disubtitusi pakai kepunyaan Yamaha YZF-R25.

“Bisa coba pakai filter Yamaha YZF-R25 tinggal plek, tidak ada yang perlu diubah,” kata Yusuf, mekanik MCC Motor Sport di Condet, Jakarta Timur.

Menurut Yusuf, penggunaan filter punya motor lain tidak berdampak negatif karena fungsinya sama-sama menyaring kotoran.

“Apalagi pakai filter Yamaha R25 dari spek mesin sama-sama 250 cc pasti cocok,” ungkap Yusuf.

Pilihan lain pakai filter mobil Nissan Livina, seperti diterapkan Ade Rachmat pada besutan balap tim Astra Motor Racing Team Jakarta.

Selain harga terjangkau hanya sekitar Rp 50 ribu, juga mudah didapat.

Lainnya ada busi, kampas kopling dan kampas rem.

Part subtitusi:

Filter Yamaha R25 Rp 94 ribu

Busi NGK CR8E CBR150R Rp 30 ribu

Kampas Kopling CRF250 Rp 675 ribu

Kampas Rem Depan Bendix Rp 85 ribu (ABS), RP 65 ribu (Std)

AHASS 001 Dewi Sartika : 021-8015555

Bachmid Motor : 08128757151

Kembar Motor : 021-91382835

MCC Motor Sport : 0821-2220-8022

Editor : Iday
Sumber : Tabloid OTOMOTIF

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X