Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Motor Makin Sporty Pakai Lapis Karbon, Begini Tahap Pembuatannya

Sukandi - Minggu, 9 Juni 2019 | 09:00 WIB
 Lapis Karbon Pada Motor Dongkrak Kesan Sporty
Rangga / OTOMOTIF
Lapis Karbon Pada Motor Dongkrak Kesan Sporty

Otomotifnet.com - Melapis part motor dengan karbon atau motif karbon dapat menjadi alternatif untuk dapat penampilan sporty secara instan.

Biaya yang dikeluarkan jauh lebih murah bila dibandingkan dengan pakai karbon asli.

Tampilan karbon ini dapat diperoleh dengan metode lapis karbon dan carbon water printing.

Sesuai namanya, pada lapis karbon komponen yang dikehendaki dilapis dengan serat karbon sungguhan.

Lapis Karbon , Lebih hemat dibanding bikin body dengan serat karbon asli.
Rangga / OTOMOTIF
Lapis Karbon , Lebih hemat dibanding bikin body dengan serat karbon asli.

Salah satu yang menawarkan metode ini yakni Layz Motor (LM).

Berbeda dengan pure carbon atau karbon asli karena basis komponen yang dilapis masih berupa fiber atau plastik, sehingga kekuatan serta bobotnya sama saja dengan komponen aslinya.

Proses Pelapisan

Proses pengerjaannya seperti yang dituturkan oleh Steven Lay owner LM, pertama-tama materi yang ingin dilapis dibuat lebih kasar terlebih dahulu menggunakan amplas.

Selanjutnya diberi resin untuk melekatkan serat karbonnya.

Setelah itu langsung dilapis dengan karbon satu per satu.

Yang terakhir, lapisan karbon diberi coating dengan resin agar kuat.

Finishing lapis karbon bisa berupa glossy maupun doff.

Sedangkan perawatannya sama saja dengan cat jadi dapat dipoles.

Biaya

Anda juga bisa bawa part sendiri untuk dilapis seperti sepatbor atau fairing.

“Harganya tergantung tingkat kesulitan, seperti lekukan dan lubang jadi tak tergantung ukuran,” ujar Steven yang buka workshop di Jl. Panjang Arteri Kelapa Dua Raya Blok D No.17, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Biayanya ada pada kisaran Rp 600 ribuan, dan proses pengerjaan sekitar seminggu, tetapi kalau sedang banyak antrian bisa sampai dua minggu.

Layz Motor juga sudah menyediakan produk yang sudah dilapis karbon seperti sepatbor, hugger, single seat cover, serta proguard dengan merek Kabon.

Produk lansiran Layz Motor ini ditawarkan dengan harga Rp 800-900 ribu.

Carbon Water Painting

Nah, satu lagi ada Carbon Water Painting.

Metode ini layaknya water printing standar, hanya saja motifnya karbon.

Proses pengerjaannya relatif lebih mudah dari lapis karbon.

Untuk menengok proses pengerjaanya, kami menyambangi workshop Motopits yang terletak di Jl. Cideng Timur No.1C, Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat.

Pertama-tama siapkan media yang ingin dilapis, misalnya cover spidometer.

Selanjutnya siapkan lapisan karbon printing-nya, harga ukuran 1 m x 50 cm sekitar Rp 75 ribu saja.

Sesuaikan dengan ukuran komponen, dengan jarak minimal 5 cm dari masing-masing sisi, lebih lebar lebih baik (Gbr.1).

Sesuaikan dengan ukuran komponen, dengan jarak minimal 5 cm dari masing-masing sisi, lebih lebar lebih baik
Rangga/ OTOMOTIF
Sesuaikan dengan ukuran komponen, dengan jarak minimal 5 cm dari masing-masing sisi, lebih lebar lebih baik

Siapkan juga aktivatornya, di pasaran ada beberapa merek, salah satunya Samurai dan Diton dengan harga Rp 75 ribu dan Rp 60 ribu (Gbr.2).

Siapkan juga aktivatornya, di pasaran ada beberapa merek, salah satunya Samurai dan Diton
Rangga / OTOMOTIF
Siapkan juga aktivatornya, di pasaran ada beberapa merek, salah satunya Samurai dan Diton

“Aktivator ini semacam ‘lem’ yang berguna untuk menempelkan motif karbon ke media atau bodi,” ujar Dimas, mekanik Motopits.

Kemudian isi bak dengan air hingga penuh, usahakan pakai bak yang cukup dalam agar manuvernya mudah. Lalu letakkan lapisan printing di air.

Pastikan bagian yang ‘berminyak’ posisinya di air jangan sampai terbalik. Jangan ada gelembung udara yang terjebak di bawahnya (Gbr.3).

Pastikan bagian yang ‘berminyak’ posisinya di air jangan sampai terbalik. Jangan ada gelembung udara yang terjebak di bawahnya
Rangga / OTOMOTIF
Pastikan bagian yang ‘berminyak’ posisinya di air jangan sampai terbalik. Jangan ada gelembung udara yang terjebak di bawahnya

Selanjutnya semprotkan aktivator hingga merata pada permukaan printing (Gbr.4).

semprotkan aktivator hingga merata pada permukaan printing
Rangga / OTOMOTIF
semprotkan aktivator hingga merata pada permukaan printing

Setelah itu langsung saja celupkan komponen yang ingin dilapis ke dalam air.

Angkat dari air setelah materi printing menempel rata (Gbr.5).

Angkat dari air setelah materi printing menempel rata
Rangga / OTOMOTIF
Angkat dari air setelah materi printing menempel rata

Setelah menempel bersihkan sisa-sisa yang masih ada, begitu pula dengan gelembung udara yang masih terjebak.

Kemudian bersihkan lapisan semacam lendir yang menempel, bisa di bawah air keran yang mengalir atau digosok perlahan dengan spons.

Setelah bersih keringkan dan diberi pernis agar lebih awet dan tahan lama.

“Warna karbonnya mengikuti warna materi yang dilapis awet, jadi kalau misalnya medianya berwarna merah, hasilnya akan kemerahan,” lanjut Dimas.

Carbon water printing cenderung awet dan tidak masalah dengan cuaca, tapi tergantung pernis yang digunakan.Rangga / OTOMOTIF

Layz Motor: (021) 5366 3025
Motopits: (021) 634 8911

Editor : Iday
Sumber : Tabloid OTOMOTIF

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa