Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Cuma Pakai Oil Treatment Blue Chem, Tarikannya Serasa Mobil Baru?

Panji Nugraha - Minggu, 11 Agustus 2019 | 11:00 WIB
Test Oil Treatment Blue Chem Tarikannya Serasa Mobil Baru?
Dic / OTOMOTIF
Test Oil Treatment Blue Chem Tarikannya Serasa Mobil Baru?

Otomotifnet.com - Di pertangahan 2018 lalu, OTOMOTIF telah menguji khasiat pemakaian engine cleaner system salah satu produk bikinan Amerika, yakni BG Product.

Terdiri dari cairan engine flush, intake cleaner, pembersih O2 Sensor dan catalytic converter yang dicampur ke dalam tangki bensin, serta oil treatment.

Kala itu hasilnya terbukti mampu memperbaiki tekanan kompresi pada mesin Suzuki Ertiga GX AT keluaran 2013.

Nah, kali ini kami akan kembali menguji paket cairan pembersih senada, namun buatan Jerman, yaitu Blue Chem.

Oil Cleaner System atau engine flush dituang ke dalam mesin sebelum penggantian oli
Dic / OTOMOTIF
Oil Cleaner System atau engine flush dituang ke dalam mesin sebelum penggantian oli

Untuk intake cleaner-nya, sebenarnya Blue Chem juga punya produknya.

Namun karena harus menggunakan alat injek, maka kami memutuskan menggunakan throttle body cleaner keluaran Suzuki, lantaran bisa diaplikasi sendiri di rumah tanpa bantuan alat.

Seperti halnya saat pengujian produk BG, cara pengaplikasian cleaner system Blue Chem ini juga sama.

Untuk Blue Chem Oil System Cleaner-nya (engine flush), dituang ke dalam mesin saat akan melakukan penggantian oli.

Lalu hidupkan mesin selama 15 menit dengan kondisi idle, dilanjut blayer gas beberapa kali sekitar 2 menitan.

Setelah itu matikan mesin dan diamkan sekitar 5 menit, lalu tap olinya untuk diganti oli baru.

Oh iya, disarankan filter oli-nya diganti baru juga ya sebelum memasukkan oli baru!

Usai oli baru dituang ke dalam mesin, dilanjut masukkan oil treatment Blue Chem Nano Engine Super Protection.

Sangat disarankan ganti filter oli, sebelum menuang oli baru ke dalam mesin
Dic / OTOMOTIF
Sangat disarankan ganti filter oli, sebelum menuang oli baru ke dalam mesin

“Blue Chem Nano Engine Super Protection ini produk baru kami. Fungsingnya untuk mengurangi friksi pada komponen bergerak di dalam mesin,"

"Sehingga putaran mesin bisa lebih enteng, akselerasi meningkat dan komponen di dalamnya tidak cepat aus,” terang Hendra Tjoe, Direktur PT Triolen Agung Perkasa di Ruko Cempaka Mas, Jakarta Pusat, selaku distributor Blue Chem.

Sementara untuk cairan pembersih O2 sensor dan katalis di saluran knalpot yang bernama Oxicat, dituang ke dalam tangki bensin.

“Satu botol untuk satu tangki full,” tukas Hendra.

Satu botol cairan pembersih O2 Sensor & Catalytic Coverter, untuk satu tangki full
Dic / OTOMOTIF
Satu botol cairan pembersih O2 Sensor & Catalytic Coverter, untuk satu tangki full

Oh iya, untuk banderol tiap-tiap produk, silahkan lihat tabel yang kami lampirkan. Oke, bagaimana hasilnya?

Lantaran klaim produsennya produk ini mampu meningkatkan performa mesin dan efisiensi bahan bakar, maka metode pengujian kali ini dengan mengukur akselerasinya menggunakan Racelogic dan konsumsi BBM.

Sebagai pembanding, sebelum mengaplikasi semua cairan pembersih tadi, kami ukur terlebih dulu akselerasi dan konsumsi BBM awal.

Hasilnya untuk pemakaian dalam kota, Suzuki Ertiga GX 2013 yang sudah menempuh jarak 92.500 km hanya membukukan 12,1 km/liter, dengan average speed 21,3 km/jam.

Ini dia hasil pengukuran akselerasi menggunakan Racelogic setelah menggunakan engine cleaner system
Dic / OTOMOTIF
Ini dia hasil pengukuran akselerasi menggunakan Racelogic setelah menggunakan engine cleaner system

Nah, setelah mengaplikasi cairan-cairan pembersih tadi, pada average speed yang sama, konsumsi BBM-nya naik jadi 13,4 km/liter atau lebih irit 1,3 km/liter.

Lalu saat pengujian akselerasi, sebelum menggunakan cairan pembersih, untuk mencapai kecapatan 100 km/jam dari kondisi diam, hanya mencatat 15,5 detik.

Sedangkan untuk menempuh jarak 402 meter, dibutuhkan waktu 21,1 detik. Nah, setelah menggunakan semua cairan pembersih tadi, catatan waktunya berhasil diperbaiki cukup signifikan.

Untuk mencapai kecepatan 0 – 100 km/jam, kami berhasil mencatat waktu tempuh 14,3 detik.

Sedangkan jarak 0 – 402 meter hanya ditempuh dalam waktu 19,8 detik, alias berhasil terpangkas sebanyak 1,3 detik.

Hasil segitu mendekati hasil test kami pada New Ertiga GX AT di 2016 silam, yang macatat waktu tempuh 19,5 detik untuk jarak 0 – 402 meter.

Malah untuk kecepatan 0 – 100 km/jam, masih lebih cepat 0,4 detik, dimana New Ertiga GX AT 2016 saat itu hanya mencatat 14,7 detik.

Wihhh.. tarikannya jadi serasa mobil baru nih! DiC / OTOMOTIF

Daftar Harga Engine Cleaner System
Blue Chem Oil System Cleaner (engine flush) Rp 127 ribu
Blue Chem Nano Engine Super Protection Rp 210 ribu
Blue Chem Ogxygen Sensor & Catalytic Coverter cleaner Rp 165 ribu
Suzuki Throttle Body Cleaner Rp 125 ribu

Data Test
Konsumsi BBM dalam kota (average speed 21,3 km/jam)
Sebelum pakai clenaer system Blue Chem : 12,1 km/liter
Sesudah pakai cleaner system Clue Chem : 13,4 km/liter
Bahan bakar : Pertalite RON 90
Akselerasi Sebelum Sesudah
0 – 100 km/jam : 15,5 detik 14,3 detik
0 – 402 meter : 21,1 detik 19,8 detik

Editor : Panji Nugraha
Sumber : Tabloid OTOMOTIF

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa