Tol Batang-Pekalongan Dan Pejagan-Pemalang Dihindari Sopir Truk, Ini Masalahnya

Ignatius Ferdian - Senin, 29 April 2019 | 21:00 WIB
Jembatan Kali Kuto, salah satu ikon di ruas tol Batang-Semarang
Rianto Prasetyo/GridOto.com
Jembatan Kali Kuto, salah satu ikon di ruas tol Batang-Semarang

Otomotifnet.com - Mulai dari ujung barat hingga timur Pulau Jawa kini telah tersambung tol.

Berdasar penelusuran, ada fakta bahwa sebagian truk dan kendaraan angkutan barang, masih memilih melintasi jalur pantura non-tol dibanding jalan tol.

Hal itu diakui oleh banyak sopir maupun pihak pengelola jalan tol.

Dan ternyata beberapa sopir punya alasan tertentu kenapa tidak lewat jalan tol.

(Baca Juga : Sopir Truk Sukses Kabur Dari Kepungan Begal, Diacungi Golok, Pilih Bejek Gas)

Pengelola jalan tol ruas Pejagan-Pemalang mengaku ada penurunan okupansi, terutama untuk kendaraan berat atau truk.

Saat pertama kali dioperasionalkan, tol tersebut menjadi magnet untuk pengguna agar perjalanan lebih cepat dan untuk menghindari macet di jalan arteri pantura.

Namun, lantaran tarif yang dinilai mahal, kendaraan yang masuk tol berkurang, terutama untuk kendaraan berat.

(Baca Juga : Honda Brio Menancap di Kolong Truk, Atap Terkelupas, Salip Kiri Berakhir Fatal)

Editor : Panji Nugraha

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X