Kisruh BBM Premium, KPBB Tuding Penentuan Harga BBM Pertamina Tak Adil

Harryt MR - Kamis, 18 Juni 2020 | 21:45 WIB
Ilustrasi: Pertamina Cegah Penyebaran Virus Corona di SPBU
Pertamina
Ilustrasi: Pertamina Cegah Penyebaran Virus Corona di SPBU

Otomotifnet.com - Seperti diberitakan sebelumnya, Pertamina membantah akan menghapus peredaran BBM Premium, lantaran masih dalam koridor penugasan alias subsidi Pemerintah.

Sebetulnya, narasi menghapus peredaran Premium sudah sejak lama menyeruak.

Bahkan, jaringan kerja advokasi nirlaba bernama KPBB (Komite Penghapusan Bensin Bertimbal) menuding adanya ketidakadilan dalam menentukan harga jual BBM di tanah air.

Tudingan KPBB tersebut ditujukan kepada Pemerintah dalam hal ini Kementerian ESDM dan Pertamina.

Baca Juga: Pertamina Bantah Premium Dihapus, Statusnya Masih Penugasan Pemerintah

Untouchable, kebijakan harga BBM masih gelap: inefficient dan diduga penuh permainan, di mana Kementerian ESDM dan Pertamina lebih suka mempertahankan harga tinggi,”

 “Dalam memproduksi dan mendistribusikan BBM yang berkualitas rendah, termasuk di kala harga crudes oil rendah (di bawah USD 30 per barel),” ungkap Ahmad Safrudin, Direktur Eksekutif KPBB.

Lebih lanjut menurut pria yang akrab disapa Puput, Selama ini Pemerintah menugaskan Pertamina untuk mendistribusikan BBM ke seluruh wilayah RI dengan patokan harga internasional: MOPS (Mean Oil Platt Singapore).

Namun Puput menyayangkan, bahwa Pertamina hanya menggunakan referensi harga MOPS sebagai patokan harga atas pendistribusian BBM, kualitasnya tidak setara dengan BBM (MOPS) yang dijadikan patokan dalam penetapan harga tersebut.

 

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id


YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa