Perbedaan Nitrogen Vs Angin Biasa Buat Isi Tekanan Ban Mobil

Andhika Arthawijaya - Senin, 19 Oktober 2020 | 21:30 WIB
Bila menggunakan angin biasa, tekanan ban akan naik lebih banyak dibanding nitrogen
F. Yosi/Otomotifnet.com
Bila menggunakan angin biasa, tekanan ban akan naik lebih banyak dibanding nitrogen

Otomotifnet.com - Banyak yang bilang bahwa angin biasa dengan nitrogen gak ada bedanya, sama-sama angin juga.

Ternyata banyak bedanya sob, "Nitrogen lebih bersifat kering, sedangkan angin biasa mengandung uap air.”

“Untuk jangka panjang, jika air ini ada dalam ban bisa merusak bagian dalam ban itu,” beber Wibowo Santosa, bos Permaisuri Ban.

Masih kata Bowo sapaan akrabnya, karena nitrogen tidak mengandung uap air, maka tekanan yang dihasilkan lebih awet. 

Konsultasi OTOMOTIF : Tekanan Angin Yang Ideal Saat Kondisi Hujan

Ilustrasi pengisian tekanan ban pakai gas nitrogen di SPBU
Andhika Arthawijaya/Otomotifnet
Ilustrasi pengisian tekanan ban pakai gas nitrogen di SPBU

Selain itu, bobot ban jadi lebih ringan, karena tidak mengandung uap air tadi.

Nitrogen juga sifatnya lebih tahan terhadap panas dibanding angin biasa.”

“Tingkat pemuaiannya lebih rendah, sehingga ketika mobil digunakan lama, tekanan ban tidak naik secara drastis seperti pada angin biasa,” sahut Agam Santosa, Outlet Manager bengkel Autopit Car Care di Bogor, Jawa Barat.

Ucapan Bowo dan Agam memang benar adanya, dan sudah Otomotifnet.com buktikan sendiri.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa