Ini Ciri-Ciri Engine Mounting Aus Pada Mobil Bertransmisi Manual & Otomatis!

Andhika Arthawijaya - Sabtu, 2 Januari 2021 | 22:50 WIB
Pada Suzuki Ertiga generasi awal, cara cek engine mounting sudah aus atau belum bisa dengan memasukkan jari ke celah dudukannya (lihat tanda panah)
Andhika Arthawijaya/Otomotifnet
Pada Suzuki Ertiga generasi awal, cara cek engine mounting sudah aus atau belum bisa dengan memasukkan jari ke celah dudukannya (lihat tanda panah)

Otomotifnet.com – Piranti ini fungsinya menopang atau memegang mesin, sekaligus sebagai peredam getaran.

Yup, namanya adalah engine mounting atau sering dijuluki dengan sebutan ‘emon’.

Seiring pemakaian kendaraan, komponen bernama engine mounting ini akan mengalami keausan.

Kapan waktunya si emon ini mulai menurun kinerjanya sehingga harus diganti?

Baca Juga: Engine Mounting Kanan Kenapa Cepat ‘Keok’ Duluan, Ini Alasannya!

Jangan sampai engine mounting rusak parah seperti ini, langsung ganti bila muncul getaran hingga ke roda kemudi
Masmun Sukses Motor
Jangan sampai engine mounting rusak parah seperti ini, langsung ganti bila muncul getaran hingga ke roda kemudi

“Waktu yang tepat untuk mengganti engine mounting adalah saat muncul keluhan sebagai berikut,” tulis Sumarno dalam aku Instagram @masmun.sukses.motor.

Yakni Anda merasakan rambatan getaran mesin hingga ke dalam kabin, yaitu biasa akan terasa di roda kemudi.

Lalu, “Biasanya muncul getaran abnormal saat kompresor AC aktif atai ON,” jelas pria yang pernah jadi trainer mekanik di pabrikan Suzuki ini.

Selain itu, lanjutnya, getaran abnormal akan terasa di kabin saat driver melakukan posisi setengah kopling (untuk mobil bertransmisi manual).

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa