Tes Kompresi Mobil Usia 17 Tahun Sebelum Vs Sesudah Gurah Mesin, Hasilnya Ngeri!

Andhika Arthawijaya - Sabtu, 3 April 2021 | 08:00 WIB
Tim kanal Youtube Otoproduk saat melakukan pengukuran tekanan kompresi Chevrolet Aveo LT keluaran 2004.
Ibnu Faris/Otoproduk
Tim kanal Youtube Otoproduk saat melakukan pengukuran tekanan kompresi Chevrolet Aveo LT keluaran 2004.

Otomotifnet.com – Mobil yang usia pakainya sudah tinggi, biasanya akan menurun kinerja dan performa mesinnya.

Salah satu penyebabnya bisa karena mulai melemahnya tekanan kompresi, yang dapat dipicu oleh penumpukan deposit di ruang bakar. Loh kok akibat deposit?

“Kerak di ruang bakar, bila sampai menumpuk di got ring piston, akan membuat ring piston jadi susah mengembang secara maksimal, karena seret,” jelas Sutisna, Technical Support Bluechem Indonesia.

Nah, ketika ring piston tidak mengembang maksimal, otomatis saat piston melakukan langkah kompresi tekanan yang dihasilkan akan berkurang.

Baca Juga: Ini Bukti Efek Negatif Menggunakan Carbon Cleaner yang Tak Ramah Terhadap Logam

Ilustrasi kerak menumpuk di ruang bakar
Ilustrasi kerak menumpuk di ruang bakar

Selain tekanan kompresi turun, kemampuan isap piston juga otomatis ikut melemah, sehingga membuat campuran gas yang tersedot ke ruang bakar jadi tidak maksimal.

“Makanya sangat dianjurkan untuk melakukan carbon cleaning pada ruang bakar atau tenar disebut gurah mesin, secara rutin minimal setiap jarak tempuh 50.000 km,” tambah pria yang pernah jadi teknisi di bengkel Chevrolet, Hyundai, hingga Mitsubishi ini.

Menurunnya kompresi mesin tentu akan membuat pembakaran jadi tidak optimal.

Efek lainnya selain performa mesin drop, bisa membuat emisi gas buang jadi tidak ramah.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa