Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Enggak Kuat Bayar Cicilan Jangan Asal Lakukan Oper Kredit, Bisa Dipidana, Ikuti Jalur Resminya

Ignatius Ferdian,Muslimin Trisyuliono - Sabtu, 24 Juli 2021 | 12:45 WIB
Ilustrasi mobil baru
Harun/GridOto.com
Ilustrasi mobil baru

Otomotifnet.com - Transaksi jual beli yang status kendaraannya masih belum lunas atau dalam proses cicilan disebut dengan oper kredit.

Biasanya transaksi ini dilakukan dikarenakan masalah finansial yang membuat pemilik kendaraan tak sanggup lagi untuk membayar cicilan bulanan.

Namun bagi yang ingin melakukan oper kredit kendaraan harus berhati-hati karena bisa dipidana.

Dalam undang-undang jelas tertulis, dilarang untuk melakukan transaksi jual beli, sewa, gadai atau mengalihkan kendaraan bermotor yang masih dalam masa kredit/fidusia tanpa seizin perusahaan pembiayaan (bawah tangan).

Bagi penjual akan dikenakan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau denda sembilan ratus rupiah dan Pasal 36 UU No.42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia dengan ancaman pidana plaing lama 2 tahun dan denda paling banyak Rp 50 juta.

Sedangkan pihak pembeli akan dikenakan Pasal 480 KUHP tentang Penadahan dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun atau denda paling banyak Rp 900.

KA. Wibowo, Deputy Director BCA Finance mengatakan jika ingin oper kredit secara legal melalui leasing ada beberapa yang harus dipersiapkan pemilik kendaraan.

Baca Juga: Wow! Ada Cicilan Mobil Honda Rp 2 Juta dan Bunga 0 Persen, Cuma Di Sini

Seperti pemilik kendaraan dan calon pembeli baru harus lapor ke kantor cabang leasing tempat debitor terdaftar.

"Lapor secara resmi ke CS BCA Finance untuk proses oper kredit, datang bersama denga yang akan menerima oper kredit untuk verifikasi data," ujar Wibowo (22/7/2021).

Kemudian, Wibowo menjelaskan calon pembeli juga diwajibkan melengkapi berkas untuk proses administrasi.

"Selanjutnya tinggal proses administrasi, tanda tangan adendum dan lain-lain. Sama persyaratan seperti pengajuan kredit KTP, Kartu Keluarga, NPWP, slip gaji, data rekening keuangan dan nanti disurvei juga untuk menilai kelayakan calon konsumen," ucap Wibowo.

Apabila disetujui dan memenuhi semua persyaratan, maka akan dilakukan perjanjian oper kredit.Lebih lanjut, Wibowo menambahkan ada biaya administrasi yang harus dikeluarkan.

"Karena rinciannya banyak jadi range global saja, kisaran antara Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta," terangnya.

Terakhir, Wibowo mengungkapkan jika dokumen yang diajukan lengkap, proses ov

Oper kredit hanya memakan waktu 1 minggu saja.

 

 

Editor : Panji Nugraha
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa