Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Beginilah Ciri-ciri Kampas Kopling Mobil Matik Mulai Aus, Perhatikan

Dok Grid - Senin, 26 Agustus 2024 | 13:29 WIB
Ilustrasi transmisi matic
Ryan Fasha/GridOto.com
Ilustrasi transmisi matic

Otomotifnet.com – Sama halanya dengan di transmisi manual, pada transmisi matik jenis konvensional (torque coverter), CVT bahkan hingga dual clutch, ada juga kampas koplingnya.

Tapi memang bentuknya tidak sama persis dengan kampas kopling transmisi manual.

Bisa dibilang lebih mirip dengan seperti kampas kopling sepeda motor.

Nah, karena komponen ini kerjanya bergesekan, tentu lama kelamaan akan mengalami keausan.

Hal itu dibenarkan oleh Supriyato, punggawa Rizky Automatic di Pulogebang, Jakarta Timur, “Kampas kopling transmisi matic juga akan mengalami keausan. Tapi jangka waktunya lama," bilangnya.

Baca Juga: Waspada, Kesalahan Engine Brake Mobil Matic, Komponen Ini Rawan Rusak

Soal berapa lama kampas kopling transmisi matik akan habis dan harus diganti, pria yang akrab dipanggil Ucup ini bilang tidak ada patokan sama sekali.

Pasalnya, kerja trasmisi matic ini diatur secara elektronik dan hidraulis.

"Maka umur kampas koplingnya jauh lebih awet dibanding kampas kopling transmisi manual," jelasnya lagi.

Ilustrasi kampas kopling transmisi matic yang aus
Ilustrasi kampas kopling transmisi matic yang aus

Bahkan kata Ucup kampas kopling transmisi matic ini bisa bertahan lebih dari 100.000 kilometer, tergantung cara berkendara penggunanya.

Jika pemakaian mobil sering bejek-bejek gas spontan alias kasar, tentu bisa membuat umur kampas kopling jauh lebih singkat.

Selain itu, perawatan seperti penggantian oli transmisi yang rutin membuat kampas kopling juga awet.

"Bahkan, pernah ada konsumen yang di mobilnya yang sudah menempuh 200.000 kilometer masih bagus," aku Ucup.

Baca Juga: Beginilah Tips Merawat Transmisi CVT Mobil Matik, Kuncinya Hanya Ini 

Itu karena perawatan dan cara berkendara si pengguna mobilnya apik.

Oiya, ciri-ciri bila kampas kopling transmisi matic ini mulai aus, gampang saja mengenalinya.

Gejalanya mirip kayak di mobil manual, yaitu saat mobil diajak berakselerasi sering mengalami slip.

Jadi walau kita injak gas dalam dan putaran mesin meraung, lari mobil enggak nambah kencang.

Bila digas rpm mesin naik tapi kecepatan mobil gak nambah kenceng, bisa jadi tanda kampas kopling transmisi matic-nya sudah mengalami keausan
Istimewa
Bila digas rpm mesin naik tapi kecepatan mobil gak nambah kenceng, bisa jadi tanda kampas kopling transmisi matic-nya sudah mengalami keausan

Tuh, siapa yang mobil matik nya sudah muncul gejala ini? Siap-siap deh turun griboks untuk diganti kampas koplingnya atau komponen lain yang bermasalah.

Baca Juga: Setiap Berapa Kilometer Oli Transmisi Mobil Matik Harus Ganti? Simak 

Editor : optimization
Sumber : Otomotifnet.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa