Otomotifnet.com - Cara termudah membedakan mesin diesel dan bensin adalah melalui pendengaran.
Mesin diesel memiliki karakter suara khas, sering disebut diesel knock yang terdengar lebih kasar dan bising dibandingkan mesin bensin.
Namun, apakah kamu tahu penyebab teknis di baliknya?
Alasan Dibalik Suara Kasar Mesin Diesel
Berikut beberapa alasan penyebab suara mesin diesel terdengar lebih kasar dibandingkan mesin bensin:
1. Ledakan Kompresi Tinggi
Berbeda dengan mesin bensin yang menggunakan busi, diesel adalah Compression Ignition Engine (mesin penyalaan kompresi).
Suara bising tersebut berasal dari ledakan kuat saat bahan bakar disemprotkan ke dalam udara yang telah dikompresi hingga mencapai suhu dan tekanan ekstrem.
Baca Juga: Inilah 5 Penyebab Mesin Diesel Bisa Jadi Boros Bahan Bakar
Baca Juga: Pantas Ngadat, Inilah Ciri-ciri Fuel Pump Mobil Diesel Sudah Kotor
Baca Juga: Ini Penyebab dan Cara Memperbaiki Mobil Diesel Bekas yang Lemas
2. Perbandingan Rasio Kompresi
Untuk menciptakan pembakaran sempurna tanpa busi, diesel memerlukan rasio kompresi yang jauh lebih tinggi.
Sebagai perbandingan:
-
Mesin Bensin: Rata-rata memiliki rasio 10:1.
-
Mesin Diesel: Bisa mencapai 16:1 atau lebih.
Tekanan kompresi yang sangat tinggi inilah yang memicu dentuman keras, sehingga getaran dan suara mesin terdengar lebih dominan.
3. Modernisasi Mesin Diesel
Kesan "kasar" sebenarnya lebih melekat pada mesin diesel konvensional.
Mobil diesel modern kini jauh lebih halus berkat integrasi teknologi mutakhir seperti:
-
Sistem Common Rail & Direct Injection, pengaturan semprotan bahan bakar yang lebih presisi.
-
Turbocharger, mengoptimalkan kepadatan udara.
-
Engine Mounting & Insulasi Kabin, peredaman maksimal yang mampu mereduksi kebisingan secara signifikan.
Meskipun prinsip kompresinya tetap sama, teknologi common rail saat ini berhasil memangkas polusi suara secara drastis dibandingkan generasi pendahulunya.
| Editor | : | Grid |
KOMENTAR