Otomotifnet.com – Mengapa tekanan angin ban motor depan dan belakang hitungannya berbeda? Ini jawabannya.
Tiap motor biasanya dilengkapi dengan informasi tekanan angin ban depan dan belakang yang ditempel dengan stiker.
Perbedaan tekanan ban depan belakang ini beralasan, menurut salah satu bengkel spesialis ban motor.
Seperti disampaikan oleh Arie Soetrisno, staf bengkel Ree Ban Motor, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
“Sebab perannya berbeda, ban belakang berfungsi sebagai transfer tenaga mesin sekaligus menahan beban pengendara dan penumpang atau barang tambahan,” jawab Arie Soetrisno.
Sedangkan fungsi utama ban depan hanya sebagai pengendali arah laju motor terutama ketika melakukan manuver.
“Selain itu, perbedaan tekanan angin ban antara depan dan belakang disebabkan karena ukuran ban belakang bawaan motor yang umumnya lebih besar dari ban depan,” lengkapnya.
Karena perbedaan ukuran, otomatis ruang yang harus terisi angin pun lebih besar supaya hasilnya bisa seimbang dengan ban depan.
Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Mengapa saat Menggeser Tuas dari Posisi P ke R Harus Injak Pedal Rem
Baca Juga: Ada Data di Spesifikasi Mobil Yang Bisa Bikin Mesin Lebih Irit BBM, Ini Penjelasannya
Baca Juga: Perbandingan Konsumsi BBM Honda PCX 160 dan NMAX 155, Mana Lebih irit?
Baca Juga: Wuling Alvez Jadi Rival Hyundai Creta, Simak Perbandingan Spesifikasi Sebelum Meminang Bekasnya
Kemudian bagaimana buat motor yang pakai ukuran ban depan dan belakang identik, apakah tekanan anginnya jadi disamakan?
“Peran ban depan dan belakang berbeda, sehingga tekanan anginnya tetap dibedakan antara depan dan belakang,” jelas Arie.
Nah sekarang jelas ya kenapa ban depan dan belakang di motor perlu tekanan angin berbeda meski pakai ukuran yang sama.
Jawabannya tadi, karena fungsi utama ban depan dan belakang pada motor sebenarnya berbeda, makanya tekanan angin juga harus dibedakan.
| Editor | : | Grid Content Team |
KOMENTAR