Otomotifnet.com - Meskipun ukurannya kecil, pentil ban (tire valve) merupakan komponen krusial yang sering kali diabaikan oleh para pemilik kendaraan.
Padahal, mengabaikan kondisi pentil dapat memicu masalah serius, mulai dari kebocoran udara halus hingga ban kempis secara mendadak yang membahayakan keselamatan berkendara.
Seiring berjalannya waktu, komponen ini akan mengalami penurunan fungsi dan memerlukan penggantian secara berkala.
Ada beberapa indikator utama yang wajib kalian perhatikan sebagai langkah deteksi dini:
1. Degradasi Karet pada Pentil Standar
Ciri yang paling umum adalah munculnya retakan atau kondisi karet yang pecah-pecah.
Hal ini biasanya terjadi karena faktor usia pakai yang terlalu lama, sehingga karet kehilangan elastisitasnya (getas).
Celah mikro pada karet yang rusak inilah yang menjadi jalan keluarnya angin secara perlahan (slow leak).
Baca Juga: Ukurannya Kecil Tapi Penting, Kenali Fungsi Tutup Pentil di Ban Mobil
Baca Juga: Wajib Tahu, Inilah Cirinya Kalau Pentil Ban di Mobil Bekas Rusak
Baca Juga: Wajib Tahu, Ini Arti Tutup Pentil Warna Hijau
Baca Juga: Inilah Yang Membuat Pentil Ban Mobil Rusak, Segera Ganti Yang Baru
2. Oksidasi dan Karat
Selain kondisi fisik karet, perhatikan juga bagian ujung atau inti pentil.
Munculnya karat atau korosi merupakan pertanda kuat bahwa mekanisme katup sudah tidak lagi optimal dalam menahan tekanan udara.
Jika tanda-tanda tersebut ditemukan, segera lakukan penggantian dengan unit baru untuk memastikan ban mobil kalian tetap memiliki tekanan udara yang stabil dan presisi.
Jangan biarkan komponen kecil ini mengganggu performa kendaraan dan kenyamanan perjalanan kalian.
| Editor | : | Grid |
KOMENTAR