Otomotifnet.com - Hujan dengan intensitas tinggi sering kali meninggalkan genangan air yang tak terduga, bahkan hingga merendam kendaraan yang sedang terparkir.
Jika motor kesayangan kalian menjadi korban banjir, jangan panik dan jangan langsung menekan tombol starter.
Menyalakan mesin dalam kondisi air masih terjebak di dalam komponen bisa berakibat fatal, mulai dari kerusakan mesin permanen hingga korsleting fatal.
Berikut adalah empat tips yang harus dilakukan agar motor tetap aman walaupun sudah terendam banjir:
1. Deteksi Dini Melalui Oli Mesin
Langkah paling krusial adalah memeriksa oli mesin.
Cabut dipstik atau intip kaca pengintai oli.
jika warna oli berubah menjadi cokelat susu, itu pertanda pasti bahwa air telah bercampur dengan pelumas.
Air ini harus segera dikuras total (flushing) hingga tidak ada residu tersisa, karena pelumasan yang terkontaminasi air akan menghancurkan komponen internal mesin dalam waktu singkat.
2. Kuras Air dari Saluran Gas Buang
Knalpot adalah jalur masuk air yang paling mudah.
Pastikan tidak ada air yang terjebak di dalamnya dengan cara memosisikan motor berdiri (standar tengah) dan menggoyangkan atau memiringkan motor ke belakang agar air keluar.
Air yang tersisa di knalpot berisiko terhisap kembali ke ruang bakar saat mesin mencoba menyala.
Baca Juga: Waspada, 3 Hal Ini Harus Dihindari Pengendara Motor Saat Hujan
Baca Juga: Motoran Aman Saat Hujan Deras dan Angin Kencang, Lakukan 3 Tips Ini
Baca Juga: Amankah Aki Motor Matic Saat Terendam Banjir? Wajib Waspada Nih
Baca Juga: 5 Tips Terjang Banjir Dengan Motor Tanpa Takut Mesin Mati, Lakukan Ini
3. Sterilisasi Komponen Vital (Filter & Sistem Bahan Bakar)
Banjir sering kali meninggalkan kotoran dan air pada area sensitif:
Filter Udara
Jika filter berbahan kertas sudah basah, jangan dijemur.
Kalian wajib menggantinya dengan yang baru karena pori-porinya sudah tertutup air dan debu.
Sistem Pembakaran
Bongkar dan bersihkan busi, throttle body (pada motor injeksi), atau karburator.
Pastikan area ini benar-benar kering agar proses pengapian kembali sempurna.
Transmisi (Motor Matik)
Jangan lupa membuka blok CVT.
Air yang terjebak di sini akan membuat v-belt selip dan merusak komponen penggerak lainnya.
4. Mitigasi Risiko Kelistrikan dan Sensor
Motor modern, terutama yang menggunakan sistem injeksi, sangat sensitif terhadap kelembapan.
Soket & Aki
Bongkar bodi motor untuk memeriksa soket-soket kabel dan terminal aki.
Keringkan menggunakan udara bertekanan atau cairan pembersih kontak (contact cleaner) guna mencegah korsleting dan korosi di masa depan.
Sistem Keyless
Untuk motor dengan fitur smart key, hindari pengoperasian elektronik secara dipaksa jika area modul masih basah.
Lakukan pengecekan manual untuk memastikan tidak ada arus pendek pada sistem pengaman elektrikal kalian.
Penanganan motor pasca-banjir memang membutuhkan ketelitian dan peralatan yang memadai.
Jika kalian ragu atau tidak memiliki peralatan bengkel di rumah, sangat disarankan untuk segera mengevakuasi motor ke bengkel spesialis terdekat guna menghindari kerusakan yang jauh lebih mahal.
| Editor | : | Grid |
KOMENTAR