Omotifnet.com - Honda WR-V (Winsome Runabout Vehicle) hadir sebagai jawaban bagi masyarakat urban di Jakarta dan sekitarnya yang menginginkan kendaraan dengan kombinasi desain sporty, performa bertenaga, dan fitur keselamatan kelas dunia.
Mobil ini ditawarkan sebagai SUV kompak yang tidak hanya menang secara estetika, tetapi juga unggul dalam teknologi dan kenyamanan.
1. Desain Eksterior Sporty dan Maskulin
Honda WR-V mengusung konsep desain "Wheels to Win" yang memancarkan aura dinamis. Dari sisi depan, mobil ini dilengkapi dengan RS Front Grille (pada tipe RS) yang memberikan kesan modern.
Pencahayaan sudah menggunakan teknologi Full LED Headlight dengan LED DRL serta Sequential LED Turning Signal yang terlihat futuristik sekaligus meningkatkan visibilitas saat berkendara malam hari.
Kesan SUV tangguh semakin dipertegas dengan adanya Roof Garnish yang membuat tampilannya lebih maskulin. 17” Two-Tone Alloy Wheel yang memperkuat karakter sporty. Shark Fin Antenna dan Rear Combi Lights dengan LED Light Bars yang memberikan sentuhan elegan pada bagian belakang. Heat Rejecting Green Tinted Glass yang mampu memfilter panas matahari, menjaga suhu kabin tetap sejuk meski di bawah terik Jakarta.
2. Interior dan Kenyamanan Kabin
Masuk ke bagian dalam, Honda WR-V menawarkan konsep "Win in Comfort". Kabin dirancang dengan material berkualitas tinggi untuk memastikan kenyamanan pengemudi dan penumpang selama perjalanan jauh maupun macetnya ibu kota.
Beberapa fitur unggulan di dalam kabin meliputi Interactive TFT Meter Cluster 4.2” Memberikan informasi kendaraan secara lengkap dan interaktif. 7” Touchscreen Display Audio Sistem hiburan yang sudah terintegrasi dengan Smartphone Connection untuk kemudahan akses navigasi dan musik.
Walk-Away Auto Lock Fitur pintar pertama di kelasnya yang akan mengunci pintu secara otomatis sesaat setelah Anda menjauh dari mobil (sekitar 2 meter). Remote Engine Start: Memungkinkan Anda menyalakan mesin dan AC dari luar mobil, sehingga kabin sudah dingin saat Anda masuk.
| Editor | : | Grid Content Team |
KOMENTAR