Yamaha YZF-R1M Cuma Dibuat 500 Unit, Siap Saingi Kawasaki Ninja H2R!

Dimas Pradopo - Selasa, 4 November 2014 | 11:44 WIB

(Dimas Pradopo - )



Jakarta - Superbike dengan versi 'korekan resmi pabrikan' tampaknya menjadi hal yang digemari pabrikan motor saat ini. Jika sebelumnya Kawasaki merilis Ninja H2R sebagai versi spesial dari Ninja H2, Yamaha tak mau kalah dengan YZF-R1M.

YZF-R1M yang dikembangkan dari YZF-R1 versi 2015 sendiri memiliki bermacam kelebihan dibanding model standarnya. Mulai dari bodi, suspensi hingga ban.

Bahkan juara balap AMA Pro Superbike Champion empat kali, Josh Hayes mengatakan jika R1M sangat dekat dengan motor berstatus race-ready. "Ini motor jalanan dengan spek balap terdekat yang pernah saya lihat. Ini membuat saya makin tak sabar untuk menjajalnya di balapan MotoAmerica series musim depan," ujarnya senang.

Perbedaan R1M paling kentara ada pada aplikasi carbon fiber bodywork di beberapa panel. Mulai dari upper fairing, side fairings hingga front fender. Tujuannya jelas. Selain ringan dan kuat, bahan carbon fiber juga mendongkrak sisi estetika.

Hanya ada satu warna yang ditawarkan, yakni Carbon Fiber/Liquid Metal dengan  clear-coated aluminum fuel tank, swing arm mengilap dan special R1M badge pada airbox cover.

Tertanam pula suspensi Öhlins dengan sistem Electronic Racing Suspension (ERS) dimana sistem ini terintegrasi dengan piranti elektronik six-axis IMU yang mampu menyalurkan data untuk kemudian diterjemahkan dengan tingkat kekerasan suspensi saat berjalan. Keuntungannya, bukan hanya handling yang makin maksimal, namun juga bisa memberi traksi lebih saat melibas tikungan.

Nggak hanya itu, buat pengendara yang mau merasakan sensasi berbeda, suspensi ini tetap menawarkan setting tingkat kekerasan dengan tiga mode manual. Asiknya lagi, meski canggih, sisi estetika tetap diutamakan dengan aplikasi selongsong suspensi depan yang bertipe up side down 43mm, berlabur warna emas.

Yang menarik, ada pula fitur Communication Control Unit (CCU) yang terintegrasi dengan GPS. Ini memungkinkan pengendara untuk menyimpan data berkendara, mulai dari kecepatan, bukaan gas, sudut rebah saat belok hingga catatan waktu di sirkuit. Data tersebut bisa diunggah lewat aplikasi smartphone Yamaha Y-trac.

Gokilnya, setelah data disimpan, pengendara dapat menganalisa lalu melakukan ubahan settingan motor cukup melalui aplikasi tersebut. Semua tanpa butuh membongkar mesin, atau tangan berlumuran oli!

Bukan hanya tunggangannya yang spesial. Ban yang menjadi andalannya juga nggak sembarangan bro! Yup, pelek magnesium R1M dibalut ban Bridgestone berukuran 120/70-ZR17 (depan) dan 200/55-ZR17 (belakang) dirancang menggunakan formula special compound yang dapat mendukung performa optimal R1M.

Mesinnya tetap mengandalkan 998cc 4-silinder pendingin radiator crossplane crankshaft yang diyakini sanggup menghasilkan daya hingga 200 dk.

Yamaha mengakui hanya memproduksi R1M sebanyak 500 unit dan baru tersedia di bulan Februari. Harganya 21.990 US Dolar atau setara Rp 266 jutaan di pasar Amerika. (motor.otomotifnet.com)