Yamaha YZF-R15, Korekan Ringan Untuk Balap Asean!

billy - Senin, 2 Desember 2013 | 19:10 WIB

(billy - )


Bogor - Di Yamaha Asean Cup Race yang digelar di Sentul International Circuit akhir pekan lalu (31/11-1/12), 25 unit Yamaha YZF-R15 sengaja disiapkan untuk dipacu para pembalap dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Philipina dan India. Tapi tidak benar-benar standar, motor asal India ini dioprek dulu biar performanya lebih nendang.

Dan ternyata tidak terlalu banyak ubahan yang dilakukan, bahkan pengerjaanya pun dilakukan di Indonesia dengan vendor lokal. "Approval-nya tetap dari Divisi Motorsport Yamaha Indonesia dibawah supervisi Yamaha Motor Corporation," buka M Abidin, GM Service & Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

"Karena konsepnya ada minim perawatan, jadi tidak banyak yang diubah," aku Tomy Huang dari Bintang Racing Team (BRT) yang diberi kepercayaan melakukan ubahan mesin. "Sebelumnya kita buat dulu prototipe-nya di Yamaha V-Ixion untuk simulasi. Dari standarnya 12,5 dk jadi 19,5 dk. Lalu datanya dikirim ke Jepang, setelah disetujui baru kita buat di sini. Totalnya ada 35 set," jelasnya.

"Semuanya kita buat dengan data yang lengkap. Kita punya dyno, flow bench dan peralatan lain berstandar internasional. Sehingga tidak bermasalah ketika harus bersinergi dengan pihak lain yang mensuplai komponen di motor ini. Seperti ECU dan knalpot," ungkap Tommy.

Ubahan yang dilakukan pun sebatas pada silinder head. Noken as diganti, klep diperbesar in 22 mm yang ex 19 mm. Throttle body pada sistem injeksinya juga diperbesar diameternya menjadi 30,4 mm. Sedang bagian bawah mesin, dari blok silinder, piston hingga ratio dan kopling tidak ada yang berubah.

"Untuk material sitting klep kita pakai berilium agar kuat dan awet. Jepang enggak mau material yang biasa-biasa aja untuk yang satu ini," tambahnya. "Kami merasa support tim BRT cukup bagus, digeber seperti kemarin masih bisa tahan," beber M Abidin.

Komponen peningkat performa yang lain bukan dari BRT. Seperti ECU yang menggunakan produk dari Daytona, sedang knalpot keluaran Sakura Motorsport Factory (SMF) yang tak lain adalah vendor knalpot untuk motor-motor Yamaha di Indonesia.

Pada sasis juga tak banyak yang diubah. Suspensi tampak luar masih standar, paling hanya disk brake depan yang diganti lebih lebar. Ban menggunakan FDR Blaze yang kembangannya serupa dengan produk massalnya, tapi kompon ban yang dipakai pada event ini dibuat khusus racing.

Ukuran bannya juga masih sama seperti ukuran ban standar YZF-R15. Depannya pakai 90/80-17 dan yang belakang 130/70-17. "Kalau ban lebih lebar, catatan waktunya pasti bisa lebih baik lagi," ungkap M Abidin.

Meski begitu, hasilnya cukup memuaskan. Best time motor yang punya 6 speed pada Yamaha Asean Cup Race ini tembus 1 menit 58.063 detik. Ups, lebih cepat dari catatan waktu di one make race CB150R yang berkisar pada 2 menit 03,841 detik. Tapi CB150R ini hanya ganti knalpot dan pasang piggyback saja.

Berani diadu dong lawan yang sudah DOHC? (motor.otomotifnet.com)

Data modifikasi:
Silinder head: BRT
Noken as: BRT
ECU: Daytona
Knalpot: SMF
Ban: FDR Blaze
Disk brake depan: Daytona