Peugeot 605 SRi 1993, De Javu 16 Tahun

billy - Senin, 4 Maret 2013 | 06:05 WIB

(billy - )


Pertama kali OTOMOTIF melihat Peugeot 605 SRi yang dimodifikasi, langsung teringat sekitar 1996 - 1997 silam. Kala itu, sedan berwarna abu-abu metalik itu memakai pelek Carlsson 'bantal' diameter 18 inci yang sedang ‘in' di tahunnya. Namun sayang, mobil itu cukup jarang beredar sehingga tidak sempat diliput.

Siapa sangka, 16 tahun kemudian, OTOMOTIF kembali melihat Peugeot 605 SRi dengan warna yang sama dan dimodifikasi juga! Seperti de javu, hanya saja kali ini sedan mewah asal Perancis ini memakai pelek yang diameternya lebih besar. Akhirnya, setelah kasak kusuk kesana kemari, OTOMOTIF pun berhasil mendapatkan identitas sang pemilik. Dick, begitu ia biasa disapa, mengaku belum terlalu lama memodifikasi mobil ini.

"Saya merasa tertantang untuk bisa memodifikasi 605 SRi," ujar Dick membuka pembicaraan. Maklum saja, populasi 605 yang pertama diluncurkan 1991 silam oleh PT. Multi France Motor (APM Peugeot kala itu), termasuk sangat sedikit. Efeknya, pasti ke parts aftermarket yang juga minim.

Akhirnya, Dick putar otak untuk tetap bisa memodifikasi. Setelah memilih beberapa macam pelek, akhirnya replika Gnosis diameter 20 inci motif polished pun dirasa paling pas untuk menghuni ruang sepatbor. Sayangnya, PCD 605 SRi rada aneh, 108 dengan 5 buah lubang. Alhasil, butuh usaha ekstra untuk memasang pelek pilihan ke ruang sepatbor.

Bengkel bubut Sarinande di Jl. Fatmawati Raya jadi pilihan untuk mengubah jarak PCD jadi 112, masih dengan 5 lubang. Barulah, pelek dengan lebar belang 8,5 inci dan 9,5 inci yang dibalut ban Accelera 225/35R20 dan 235/35R20 ini bisa masuk tanpa hambatan.

Oh ya, sebelum pelek terpasang, semua bagian kaki-kaki diremajakan ulang. Kombinasi per Mercy Tiger dengan Volvo 740 jadi pilihan paling pas. "Lucunya, setelah dipendekin malah bunyi gluduk-gluduk dari bawah, tapi sampai sekarang nggak ketahuan itu bunyi apa. Padahal semua sudah diganti baru loh," herannya sambil tertawa.

Bodi tak ketinggalan sedikit dirapikan. Tak hanya cat ulang seluruh bodi, tapi juga pernik kecil seperti lampu sein mungil milik saudaranya, 205 GTi ikut terpasang. "Beli di eBay," tuturnya. Ducktail custom pun ditambahkan di bagasi. Sebagai sentuhan akhir, gril Peugeot 605 SRi phase 2 yang didapatnya dari hasil surfing di dunia maya. (mobil.otomotifnet.com)

Interior Minimalis

Bagian interior, Dick membiarkan sepenuhnya dalam kondisi standar. "Bahan fabric joknya masih bagus banget, sayang juga kalau diganti," ujarnya. Namun, audio cukup ganti headunit Pioneer DEH-2450UB. "Penginnya pakai Becker Monaco biar sesuai tahunnya, tapi susah nyarinya, hehehe," kekehnya.

Untuk mesin, hanya di-porting polished saja. "Injektornya saya ganti dengan kepunyaan 405 SRI, karena displacement-nya lebih besar. Jadi kucuran bensinnya lebih oke," jelasnya.

Hasilnya? Benar-benar tak kalah dengan unit yang baru keluar showroom. Tampil elegan dengan cat baru dan pelek 20 inci, benar-benar membuat singa ini lebih muda dari Peugeot terbaru sekalipun!.