Begini Cara Mendeteksi Ada Kebocoran pada Kabel Busi

Jumat, 25 Juli 2014 | 09:01 WIB

Begini Cara Mendeteksi Ada Kebocoran pada Kabel Busi

F.Yosi, hardy
Begini Cara Mendeteksi Ada Kebocoran pada Kabel Busi

Jakarta - Layaknya slang air yang menyalurkan air, demikian pula dengan kabel busi. Tugasnya menyalurkan arus listrik ke busi yang nantinya akan menjadi percikan api. Namun, untuk memeriksa kabel busi bocor, tidak semudah seperti di slang tadi.

Kesulitannya, karena kabel busi dibungkus bahan lain dengan rapat yang membuatnya sulit dideteksi. Meski demikian, ada beberapa cara untuk bisa mengetahui kabel busi masih bagus atau sudah harus ganti.

Pertama, bisa dideteksi dari dalam kabin. Salah satu indikasinya, yakni terjadi storing pada sistem audio. "Seiring kenaikan putaran mesin, maka suara mendenging yang keluar dari speaker akan semakin tinggi," sebut Wawan Hendrawan, pemilik toko aksesori Sekawan di kawasan Cibubur, Jaktim. Kalau sudah terlalu parah, suara ini bahkan mengalahkan suara audio itu sendiri.

Jika kebocoran atau kerusakan kabel busi sudah sangat parah, bisa membuat idling mesin terganggu. Bisa dengan putaran mesin yang naik turun atau juga suara menjadi kasar.

F.Yosi, hardy
Begini Cara Mendeteksi Ada Kebocoran pada Kabel Busi

Lihat hasil emisi untuk tahu kinerja mesin dari hasil pembakaran

Cara berikutnya, mengukur menggunakan multitester. Ini untuk melihat tahanan yang ada di kabel busi tersebut. Setiap mobil injeksi, harus menggunakan kabel busi yang ada tahanannya atau bertuliskan R.
 
Sayangnya, setiap mesin memiliki karakter masing-masing. Jadi untuk melihat tahanannya tidak akan sama setiap mesin. Bahkan antar kabel busi dalam mesin yang sama sekalipun memiliki perbedaan. Lalu bagaimana caranya tahu ada kabel busi yang rusak? Ukur semuanya dan lihat angkanya. Jika ada salah satu yang terlalu tinggi, maka itulah yang rusak.

Langkah lain yang bisa ditempuh dengan membuka kap dan hidupkan mesin. Lihat apakah ada loncatan bunga api atau tidak. Tapi, ini harus dilakukan saat malam hari di tempat yang gelap, supaya loncatan bunga api terlihat.

Dengan kabel busi yang rusak atau menurun performanya, bisa dilihat juga dari hasil emisi. Biasanya hydrocarbon (HC) meningkat namun Co2 menurun. Sebab dengan kabel busi yang bocor atau rusak, menyebabkan pembakaran tak lagi sempurna. (mobil.otomotifnet.com)