Yamaha V-ixion, Selera Modif Juragan Ayam

billy - Minggu, 21 Oktober 2012 | 11:00 WIB

(billy - )


Begini nih jadinya, jika sang juragan ayam keranjingan virus modifikasi. Segala macam cara dilakoni, meskipun aktifitas sehari-harinya disibukkan antar pesanan ayam potong ke pasar-pasar di seputaran Banjarpatroman, Jawa Barat. Jurus jitu atur strategi bagi waktu pun dilakoni demi tersalurnya hobi yang satu ini.

Banyak hal positif yang bisa kita petik dari hobi modifikasi tunggangan keseharian kita. Salah satunya dapat menghilangkan rasa jenuh dari kesibukan aktifitas harian kita. Ya, seperti pemilik nama lengkap Dadi Supriyadi yang juragan ayam ini.

"Setuju sekali. Mengubah tampilan motor, bagi saya selain untuk menyalurkan hobi juga merupakan sarana untuk refreshing dari penatnya aktifitas keseharian,” buka Dadi.

Beruntung, di sekelilingnya banyak teman dan rekan yang siap pasang bodi alias badan buat bantu sang Bandar Ayam menuangkan hobinya ini. Bareng Kang Ade yang punggawa D-Art Modified, hobi modifnya ini bakal tersalurkan.

Enggak tanggung-tanggung lho bro! Pilihan modifikasi mengambil konsep gaya petarung jalanan alias street fighter. Katanya, genre ini mewakili pribadinya yang terus berjuang buat mengais rejeki bagi keluarga.

"Pokoknya pas banget gaya petarung jalanan buat aku. Enggak pedulilah mau dibilang apa bro, yang penting aku terpuaskan dengan apa yang aku lakukan pada tungganganku ini,” kekeh ayah dua anak ini.

Tetapi, jangan salah bro! Ini bukan ubahan yang pertama kali dilakukan oleh sang juragan ayam. Ini modifikasi yang ketiga kalinya, lho. Dari awal ubahan hingga yang kedua, konsep ubahan masih setia mengusung ubahan gaya street fighter.

Tapi, di ubahan yang terakhir ini, street fighter dikombinasikan semi robotik. Ide muncul, usai sang Juragan Ayam melihat film Transformer.

"Untuk mewujudkannya, sohibku sang punggawa D-Art-lah yang bisa menangkap apa yang aku inginkan. Maklum, teman susah dan senang bareng. Jadi, cukup banyak mengerti selera aku bro,” kisah Dadi yang juga dapat support dari istri tercintanya.

Mengandalkan keahliannya memainkan serat fiber, Kang Ade pun mulai beraksi. Kejelian sang kreator untuk mengatasi keseimbangan bentukan pada ubahan. Bisa dilihat pada bentuk airscoop yang langsung bermain hingga bagian belakang.

Bahkan jika dilihat secara sekilas, bagian sayap samping itu pun seakan menyatu dengan knalpot. Iya, saluran buang yang dilapisi lagi dengan bahan fiber yang akhirnya membuat knalpot terlihat gambot juga.

"Tujuannya agar mesin tidak terlalu terlihat kecil setelah bodi mengalami penggambotan,” bilang Kang Ade sang modifikator. Metode ini seakan mengkamuflase bagian tengah pacuan agar tampak lebih besar dari seharusnya. Maklum, kan robot berotot.

Kejelian sang kreator berlanjut di sektor kaki depan. Meminimalisir sang juragan ayam merogoh kocek dalam-dalam, sok asli masih dipertahankan.

"Caranya, langsung dicustom dari bentuk headlamp yang sengaja dibikin bentukannya untuk menutupi cekingnya sektor kaki depan. Maklum sang juragan juga kudu bagi-bagi rezekinya sama keluarga,” canda modifikator yang berbadan irit alias kurus itu. So, sekarang semua serba gambot tuh!

Enggak lengkap kalau cuma bagian depan doang yang dibuat gambot. Kaki belakang juga ikut dibungkus fiberglass. Tentunya dengan model swing arm yang banyak diaplikasi moge alias motor gede.

Makin menghilangkan kesan kurus, kaki-kaki seperti roda juga diperhatikan Kang Ade. Buat dukung konsep street fighter gambot, lebar ban dipilih yang lebar. Seperti roda depan yang bermain dengan karet bundar ukuran 120/60-17. Sedang roda belakang dibuat makin lebar tentunya. Yaitu, 160/60-17. 

Hasilnya pun, benar-benar sesuai keinginan Sang Juragan Ayam. Memang, sungguh luar biasa selera sang juragan ayam yang satu ini. Oh ya! Sedikit kamuflase juga dilakukan di bagian bodi tengah. Tepatnya di bagian tutup aki.

Sedikit permainan detail dan warna seakan membuat bodi gambot ini menjadi kekar, bukan gembyor! Macam ikut fitness aja. He..he..he...

Motornya enggak dipakai buat bawa ayam kan, Gan? (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Ban depan: Battlax 120/60-17
Ban belakang: Battlax 160/60-17
Pelek: Power
Knalpot: Custom AHRS
Setang: AHRS
D-Art Modified: 0813-20484-681