Bermula dari keinginan memenuhi permintaan sepupunya Azka, untuk ngebangun motor ala street tracker. Di tengah jalan proses pekerjaan, taunya rangka asli bawaan dari ZZX600 memiliki bentuk agak menungging. Yang mana, harusnya untuk penuhi konsep street tracker harus dipangkas alias dipotong.
Di sini letak kesulitannya. “Azka sepupu saya, berkeinginan keras untuk tetap mempertahankan bokong ZZX600 itu agar tetap utuh tanpa dipangkas sedikit pun. Namun motor harus tetap dirombak sesuai konsep,” ucap modifikator praktik di Jl. Haji Nawi, Gg. H. Jeni No. 78, Fatmawati, Jakarta Selatan.
Donny pun coba kasih sentuhan berbeda. Terutama pada bagian belakang yang menganut aliran bokong indah ala café racer. Yaitu, membulat dan terlihat padat untuk menutupi rangka aslinya yang dibiarkan utuh sesuai permintaan pemilik yang sepupunya itu tadi.
“Hasilnya sedikit nyeleneh. Tapi untuk menjaga orisinalitas, mau nggak mau harus sedikit mengkolaborasi konsep yang pada akhirnya jadi seperti ini,” ucap Donny sambil menunjuk garapannya.
Diakui Donny, memang agak sulit juga saat kasih alasan hasil garapannya pada moge satu ini. Sebab cukup membingungkan mau dibawa ke mana arahnya.
Maka oleh Batax, pada bagian buritan dikasih kalimat dalam bentuk cutting sticker bertuliskan ‘Only God Can Judge Me’. “Mau tau artinya..? Hemmm.., coba dipahami sendiri deh apa maknanya,” ungkap Batax.• Stanly
Head Lamp Street Tracker
Demi mempertahankan rangka tetap utuh sesuai keinginan pemilik, Donny hanya bermain di seputar bodi belakang. Langkahnya merombak buritan itu mirip buntut tawon.
Bukan hanya itu. Tampilan ala street tracker pada ZZX600 garapan Donny kali ini juga terlihat detail pada tampang depan. Lebih tepatnya di head lamp utama dengan model dual light layaknya moge beraliran street performance.
Sip kan kombinasinya? (motorplus-online.com)
DATA MODIFIKASI
Headlamp : Polaris
Lampu belakang : LED custom
Spion : Aftermarket
Knalpot : Custom Hantu Laut
Hantu Laut : 0818-181-078