Datsun Go Panca Punya Empat Fitur Mobil Mewah, Ini Dia!

Kamis, 9 Oktober 2014 | 09:35 WIB


Semarang – Perjalanan selama sesi media test drive Datsun Go Panca di Semarang semakin dalam menguak jeroan mobil kecil dan murah LCGC ini. Meski murah dan kecil, sebaiknya jangan meremehkan Datsun Go Panca ini. Pasalnya ada fitur mobil mewah yang ditanamkan ke dalamnya. Coba kita tilik satu per satu, yuk.

Pertama, paling terasa adalah hadirnya fitur MID atau multi information display. Fitur satu ini bisa langsung kelihatan begitu Anda masuk mobil dan duduk di belakang setir. Tuh, ada di spidometer. Datsun menyebutnya Drive Computer. Ada data konsumsi bahan bakar instan, juga konsumsi rata-rata dan jarak tempuh maksimal dengan bahan bakar yang tersisa di tangki.

Kemudian ada Follow-me Home. Secara garis besar, fitur ini menyalakan lampu utama meski mobil sudah dimatikan. Tujuannya, memberi penerangan buat pengemudi masuk ke rumah pada saat malam hari.

Bagaimana cara mengaktifkannya? Mudah, setelah mobil dimatikan, tarik tuas sein seperti menyalakan lampu beam. Tahan sebentar, lampu beam pun akan menyala terus sebagai penerangan jalan Anda menuju pintu rumah.

“Lampu bisa menyala sekitar 15 detik,” ujar Irawan Nugraha Kurnia, product planner Datsun Indonesia.

Intelligent Wiping System merupakan fitur mobil mewah ketiga yang ditanamkan pada mekanisme wiper Datsun Go Panca. Mirip mobil mewah, Datsun Go Panca bisa mengatur ritme sapuan air di kaca depan saat switch diputar pada posisi intermittent (INT).

Begini perbedaannya. Pada saat mobil berjalan sampai 2 km/jam, wiper akan bergerak setiap 7,5 detik. Lalu antara 2-60 km/jam interval pergerakan wiper menjadi 3 detik tiap sapuan. Sedangkan di atas 60 km/jam, pergerakan wiper terjadi setiap 1,8 detik. Nah, di atas kecepatan ini jika hujan semakin deras, lebih baik geser posisi switch ke ‘LO’ atau ‘HI’ tergantung kecepatan dan lebatnya hujan.

Terakhir, ada Speed Sensitive EPS. Datsun Go Panca menggunakan Electronic Power Steering yang sudah diisinkronkan dengan kecepatan mobil. Maksudnya, pada kecepatan rendah, setir akan terasa enteng sehingga saat berguna ketika bermanuver di lokasi sempit atau parkir.

Sementara kalau mobil digeber pada kecepatan tinggi, setir akan terasa lebih berat. Tentunya hal ini penting mengingat kalau setir tetap enteng pada kecepatan tinggi, pengemudi bisa secara tak sengaja mengubah arah mobil secara agresif. Pengendalian mobil pada kecepatan tinggi pun lebih meyakinkan.

Fitur ini terasa banget ketika OTOMOTIFNET melaju di jalan tol dengan kecepatan 80 km/jam. Mobil terasa paten karena setir berat. Hanya saja, memang harus mengerti karakter suspensi dan kaki-kaki Datsun Go supaya mobil tetap terarah baik pada kecepatan tinggi. (mobil.otomotifnet.com)