Pemberlakuan Penalti Poin, Pada Pembalap Penyebab Insiden

Bagja - Jumat, 10 Mei 2013 | 21:07 WIB

(Bagja - )


Selama ini pemberian sanksi pada pembalap yang melakukan kesalahan fatal yang berakibat fatal pada pembalap lain, belum pernah diberlakukan sanksi yang akan membuat mereka jadi lebih hati-hati. Namun musim tahun 2014 mendatang, para pembalap terutama yang masih rookie, harus lebih berhati-hati.

Pasalnya FIM (Fédération Internationale de l'Automobile) selaku badan tertinggi balap mobil dunia mulai memberlakukan regulasi baru berupa sanksi poin bagi pembalap yang melakukan kesalahan fatal. Regulasi baru tersebut, akan terhitung hingga 12. Jika dalam perjalanannya, para pembalap mengoleksi 12 poin sanksi itu, maka mereka akan diwajibkan tidak ikut 1 seri.

Namun menurut Felipe Massa, ia tidak merasa regulasi baru itu akan berdampak besar. Lantaran kondisinya tidak berbeda jauh dengan yang ada sekarang. “Kelebihan pemberlakuan regulasi seperti ini, adalah karena pembalap yang terkena penalti poin, akan mengalami kesulitan di klasemen pembalap dari pada yang lain,” ungkap Massa.

Pemberian besarnya poin dari skala 1-12, tergantung dari perilaku dan kondisi parahnya insiden yang diakibatkan oleh seorang pembalap. Meski demikian, poin di klasemen pembalap, tidak akan ikutan denda alias berkurang.

Meski belum disahkan, namun ini tinggal menunggu waktu saja. Sudah ada beberapa tim yang sepakat ketika ditawarkan konsep seperti ini. (otosport.co.id)