Mitsubishi Mau Pasarkan i-MiEV di Indonesia, Tapi...

billy - Jumat, 28 Januari 2011 | 12:05 WIB

(billy - )


Jakarta - Melihat pabrikan Jerman Mercedes-Benz yang sudah memasukkan mobil listriknya ke Indonesia dengan smart fortwo EV, membuat Mitsubishi juga tergiur. Apalagi, pabrikan Jepang ini kan punya i-MiEV yang juga mau dipasarkan di Indonesia. Tapi...

Ya, ada tapinya! "Kita harus menunggu regulasi dari pemerintah dulu dong," buka Direktur Marketing PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor, Rizwan Alamsyah.

Soalnya, tanpa regulasi yang jelas dari pemerintah, harga jual i-MiEV di Indonesia bakal tidak terjangkau untuk sebagian besar masyarakat, ujung-ujungnya hanya jadi pajangan sebagai mobil mewah, mengesampingkan unsur ramah lingkungannya.

"Di Jepang saja, i-MiEV dibanderol seharga 4 juta Yen, dapat subsidi dari pemerintah 2 juta Yen, jadi konsumen hanya membayar 2 juta Yen," papar Rizwan.

Selain itu, tambah Rizwan, infrastruktur di Indonesia untuk membuat kelancaran beroperasinya mobil listrik kan masih belum diperhatikan pemerintah.

i-MiEV sendiri merupakan mobil listrik garapan Mitsubishi yang sudah dipasarkan di Jepang dan Eropa, sebagai pesaing dari Nissan Leaf dan Chevrolet Volt.

Butuh waktu sekitar 7 jam untuk mengisi baterainya yang memiliki jangkauan tempuh 160 km.  untuk sekali jalan sepanjang 160 km. Mobil tanpa emisi ini bisa dikebut sampai dengan kecepatan 140 km/jam. (mobil.otomotifnet.com)