Upgrade Performa Yamaha MX King 150 Bikinan BRT, Tenaga Naik 88%!

Otomotifnet - Kamis, 30 Juni 2016 | 12:46 WIB

(Otomotifnet - )

MX King bikinan BRT ini di tangan Hendriansyah jadi jawara di Sentul, seperti apa sih ubahan mesinnya?

Bogor - Berencana bikin pacuan balap di kelas 150 cc bermodalkan Yamaha MX King untuk fun race atau malah balap  resmi? Ubahan yang dilakukan Bintang Racing Team (BRT) pada pacuan Hendriansyah ini bisa jadi inspirasi. Motor ini tahun lalu menang di Sentul. “Mau dicopy semua ubahannya juga bisa, karena hampir semua data ada, seperti ubahan head, throttle body, kem dan lainnya,” buka Islahudin, mekanik BRT yang dipercaya pegang motor bernomor 76 ini.

Seperti apa sih garapan mesin yang mampu menghasilkan tenaga maksimal 25,61 dk di 12.000 rpm dan torsi 16,8 Nm di 9.500 rpm ini? Sebagai catatan tenaga standar on wheel MX King berkisar 13,56 dk di 8.700 rpm dan torsi 12,74 Nm di 6.700 rpm. Jadi Performa Yamaha MX King 150 Nih Jurus tenaga Naik 88%a!(otomotifnet.com)

Kepala Silinder & Piston
Perubahan pertama memperbesar ukuran klep, kini pakai valve BRT untuk in 23 mm dan ex 21 mm. Berikutnya porting digarap pakai mata bor tuner, agar flow lebih baik. “Pada posisi lift klep 9 mm, flownya 153 cfm, sedang totalnya 905 cfm,” urai Rojer, paggilan akrab Islahudin.

Piston tetap pakai ukuran standar 57 mm, tapi pakai produk BRT yang diklaim lebih kuat. Dome dibikin agak tinggi untuk mengejar rasio kompresi jadi 11,3:1. Tak lupa coakan klep diperdalam agar aman.

Kem
Sebagai pengatur buka tutup klep, kem custom yang dibentuk pakai mesin bubut CNC diandalkan. Menurut Rojer pakai kem dengan kode MX2219R1-M03-09, tinggal sebutkan kode ini dan pesan di BRT, maka barang yang sama persis bisa dipesan. Speknya untuk in membuka di 24° sebelum TMA dan menutup 55° setelah TMB, lift 8,3 mm dan overlap 2,7 mm. Sedang untuk ex membuka 55° sebelum TMB dan menutup 24° setelah TMA, lift 8,31 mm dan overlap 2,6 mm.

Throttle Body
Sebagai pemasok udara menggunakan throttle body custom dengan katup kupu-kupu berdiameter 33 mm. Untuk kebutuhan bensin digunakan 2 buah injektor, yang utama 12 hole sekundernya 10 hole. Injector timing diset di 390° selama 3,7 ms. “Injektor pertama menyemprot di bukaan gas 0-100%, sedang yang kedua 50-100% mulai di 7.000 rpm,” terang Rojer yang asli Magelang ini.

Rotor
Sebagai motor balap, MX King ini tak lagi pakai magnet. Karena suplai listrik sudah full DC cukup dari aki. Sebagai gantinya hanya rotor custom berbobot 350 gr dengan 11 tonjolan sebagai pemberi sinyal pada ECU.

ECU
Sebagai pengatur suplai bensin dan pengapian, tentu saja mengandalkan ECU BRT dan seri terbaru Juken 3. “Patokannya di atas dyno diset agar AFR stabil di angka 12,8:1, karena dual band ada 1 map lagi dengan AFR lebih basah 12,6:1 jadi kalau cuaca panas tinggal ganti saja,” ujar pria 32 tahun ini.

Rasio & Kopling
Sebagai penyalur tenaga, Rojer menuturkan kalau rasio menggunakan satu set 6 speed dari Faito. “Tapi gigi 6 enggak dipakai, jadi 1 sampai 5 saja,” terang alumnus STM Muhamadiyah 1 Mungkid, Magelang, Jateng ini. Sedang kopling pakai kampas dan per merek BRT.

BRT: 0822-1036-100
0813-8022-6621

DATA PERFORMA
Tenaga standar / upgrade :
13,56 dk@8.700 rpm  /  25,61 dk@12.000 rpm
Torsi standar / upgrade : 12,74 Nm@6.700 rpm  /  16,8 Nm@9.500 rpm

Penulis / Foto : Aant / Salim