Penjualan Audio Mahal Menurun, Kalangan Atas Sudah Enggak Butuh Lagi?

toncil - Kamis, 4 Agustus 2016 | 19:28 WIB

(toncil - )

Jakarta - Pasar audio saat ini sedang mengalami penurunan. Meski belum tergambar secara angka, namun diakui cukup drastis.

Penurunan ini terjadi bukan saja karena angka penjualan mobil menurun. Bukan pula karena kalangan atas sudah enggak butuh perangkat audio berkelas.

Tapi karena sistem audio atau head unit bawaan mobil sudah bagus-bagus.

"Penurunannya cukup signifikan. Apalagi untuk head unit kelas atas atau yang mahal," sebut Akiong, Sales Director PT Berkat Audio Perkasa Jaya, distributor resmi audio merek Sony untuk Indonesia di Jakarta (4/8).

Menurutnya, untuk mobil-mobil yang head unitnya sudah double DIN, para pemilik enggan untuk menggantinya. Karena memang dirasa sudah cukup mumpuni.

Implikasinya, konsumen yang dijadikan target pasar adalah para pemilik kendaraan kelas LCGC, LMPV, LSUV.

Itupun yang head unitnya masih single DIN. "Penerimaan mereka cukup baik. Karena itu penjualan head unit double DIN replacement kita juga sangat baik," sebutnya.

Mengenai harga, untuk double DIN keluaran atau merek Tiongkok mulai Rp 1,3 juta sampai yang mahal.