Modifikasi Yamaha Virago XV535, Karena Kurang Puas

Kamis, 22 Desember 2016 | 07:07 WIB

Jakarta - Karena enggak puas sama hasil custom di rumah modifikasi sebelumnya, Ricky T pemilik Yamaha Virago XV535 lansiran tahun 1998 ini memilih bongkar ulang. “Saya rela keluar duit lagi daripada motor dibawanya gak enak dan berbahaya buat diri sendiri,” bukanya.

Beberapa yang jadi keluhannya langsung coba diatasi bengkel Motopits di Jl. Cideng Timur, Jakpus. “Yang sebelumnya, bikin sakit pinggang, udah gitu saat direm depan, bodinya malah jadi geal-geol,” gerutunya. “Mesinnya juga gak mau diajak ngacir,” tambahnya, cup-cup.. sabar ya..

Penyempurnaan dimulai dari melengserkan konsep cafe racer. Jok belakang model buntut tawon dibongkar, diikuti penambahan subframe, jadi joknya bisa lebih panjang.

Cover bodi tengah juga diganti pakai side bag kulit yang dipesan langsung dari Bandung. Pilihan warna cokelat agar senada dengan kelir bodi. Selesai dengan tampilan, kaki-kaki yang awalnya dirasa gak beres diatasi.

Ternyata penyebabnya sokbreker belakang mati. “Pantas saja bantingannya parah, alhasil ya jajan lagi deh. Ujung-ujungnya saya beli Ohlins TTX kepunyaan Honda CRF. Tinggal modif bagian anting agar lebih panjang dan pas digunakan pada lengan ayun yang sudah dicustom jadi single sokbreaker ini,” tutur pria asli Singkawang Kalimantan Barat.

Sedangkan di depan, disc brake merek aftermarket untuk motor cc kecil dicopot, ganti eksmoge sehingga cocok dengan kaliper Tokico bawaan suspensi depan Suzuki GSX750 yang digunakan.

Lanjut ke mesin yang harus ganti jeroan mesin. “Pas dibongkar, kampas dan plat kopling gosong, spul juga gosong, karburator error, kalau kaya gini gimana mau ngacir. Akhirnya semua diganti baru,” jelas ayah dari 2 anak yang pilih warna cokelat untuk motornya.

Motif anniversary Yamaha namun dibedakan dengan pemilihan warna yang lebih gelap, “Coklat tua, coklat muda dan hitam agar kontras dengan aksesori serta sok Ohlins yang berwarna gold,” rincinya.

“Nah kini nyaman dipakainya dan enak diliat. Plusnya lagi bisa boncengin bini hehe..” tutup pria ramah yang sehari-hari berdagang di pasar grosir Tanah Abang, Jakpus. Mantab bro! • (Sigit / otomotifnet.com)

Plus: Gaya klasiknya makin sangar dikombinasikan dengan tas kulit
Minus: Knalpot custom-nya kurang rapi

 

Data Modifikasi:
Setang : Custom dural by Motopits
Master rem : Brembo RCS 19
Master kopling : Brembo RCS 16
Selang rem : Hell
Hydraulic : KTC
Tabung minyak rem : Rizoma
Spidometer : Motogadget
Sein bar end : Motogadget
Spion bar end : TK Japan
Headlamp : Daymaker
Sein : Aftermarket
Stoplamp : Aftermarket
Jok : MB tech
Footstep : Custom dural
Lengan ayun : Custom
Side bag : Custom
Knalpot : Custom
Ban : Firestone
Motopits : 08158949888