Masih Ingat Toyota C-HR Pakai Nomor Pelat Indonesia? Ternyata Hoax Bro...

Fransiscus Rosano - Jumat, 16 Desember 2016 | 22:27 WIB

(Fransiscus Rosano - )

Jakarta - Pembaca masih ingat ketika hebohnya beredar foto Toyota C-HR menggunakan nomer pelat Indonesia, tepatnya Jakarta? Sayang banget, ternyata gambarnya cuma hoax bro alias palsu.

OTOMOTIF mengkonfirmasi hal ini ke salah satu General Manager PT Toyota Astra Motor di event Toyota Media Gathering Year End 2016 yang dilangsungkan malam ini (16/12).

“Itu hasil cropping, foto ini kan aslinya?” jawab Fransiscus Soerjopranoto, Executive General Manager Vehicle Sales Operation Sub Directorate, Vehicle Sales Planning Sub Directorate PT Toyota Astra Motor, sambil menunjukkan smartphone-nya berisikan gambar di atas ini.

Maksudnya, foto Toyota C-HR yang sempat heboh beredar menggunakan nomer pelat bertuliskan “B 1274 SGO” ternyata hanya hasil rekayasa atau foto yang diedit, dari aslinya foto Toyota C-HR yang menggunakan nomer pelat berbasis Inggris (GB; Great Britain).

Tentunya kami sangat kecewa, setelah sebelumnya mengira crossover anyar Toyota yang memiliki desain sangat tidak biasa, futuristik dan modern tersebut, telah hadir di dalam negeri.

“Berarti kalau melihat responsnya, baik media maupun konsumen sama-sama sangat menunggu kehadirannya (red: Toyota C-HR),” tambah pria yang akrab disapa Suryo tersebut.

Nah ini foto hasil editannya, ternyata cocok ya pakai nomer pelat Jakarta, emblem 'G', stiker 'Auto2000' dan 'Protera'? Yuk ditunggu kehadiran aslinya...

Sekadar informasi, Toyota C-HR yang merupakan kependekan dari “Coupe High-Rider” tersebut menggunakan platform terbaru Toyota yang disebut TNGA (Toyota’s New Global Architecture), juga dipakai oleh hybrid terlaris Toyota sepanjang masa, Prius generasi keempat.

Toyota C-HR memiliki dimensi seperti compact crossover, dengan panjang 4.360 mm, lebar 1.795 mm, tinggi 1.565 mm dan wheelbase 2.640 mm. Dimensi tersebut sedikit lebih panjang dari Honda HR-V, lebih lebar, namun lebih pendek.

Di Inggris, Toyota C-HR dipasarkan dengan 2 pilihan mesin. Pertama adalah mesin bensin berkapasitas 1.200 cc yang dipasangkan ke turbocharger sehingga menghasilkan tenaga 115 dk.

Sedangkan yang kedua menggunakan mesin hybrid berkapasitas 1.800 cc yang dipasangkan dengan motor listrik hingga menghasilkan tenaga 122 dk. Soal penggerak, tersedia varian dengan penggerak roda depan (FWD) dan empat roda (4WD).

Hmm, kapan versi aslinya didatangkan ke Indonesia ya? (otomotifnet.com)