Test Drive All New Honda Brio Satya E CVT, Lebih Panjang Dan Berat

Sukandi - Minggu, 17 Februari 2019 | 11:00 WIB

All New Honda Brio Satya E Cvt (Sukandi - )

Otomotifnet.com - All New Honda Brio Satya diperkenalkan dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Agustus tahun lalu. 

Dalam jajaran varian Brio, Low Cost Green Car (LCGC) andalan Honda ini menyumpang penjualan terbanyak.

Nah, buat Anda yang berencana menebus sebuah LCGC untuk menunjang aktivitas sehari-hari, baca dulu deh ulasan lengkapnya berikut ini.

Kita langsung bahas kemampuan All New Brio Satya E bertransmisi otomatis CVT ini.

Tim OTOMOTIF

Rizky,Tidarso,Andhika / OTOMOTIF
Setir bisa diatur tilt alias naik turun untuk mendapatkan driving position yang ideal

FITUR

Oke, kita mulai dari bagian eksterior terlebih dulu sebelum masuk ke dalam kabinnya.

Di bagian depan, semua grade All New Brio kini dilengkapi dengan LED Position Light Guide, untuk pencahayaan yang lebih terang.

Pemakaian LED juga bertujuan untuk mengurangi hawa panas pada bagian depan serta menghemat pemakaian arus listrik, sehingga konsumsi bahan bakar bisa lebih irit.

Sayangnya, lampu utama masih mengandalkan bohlam biasa kayak generasi sebelumnya.

Lalu pada spion juga belum dilengkapi lampu sein, meski penyetelan kaca spionnya sudah elektrik namun belum retractable.

Baca Juga : Begini Komentar Komunitas Brionesia Soal Brio Baru, Seperti Kehilangan ‘Jati Diri’

Meski begitu, Honda memberikan kemudahan untuk membuka pintu bagasi, yaitu dengan hanya menekan tombol elektrik di bagian bawah pintu.

Untuk akses membuka pintu, dapat dilakukan lewat remote yang sudah disediakan, atau dengan memutar rumah kunci di gagang pintungnya.

Tapi, meski belum dilengkapi fitur keyless entry, All New Brio Satya sudah mengusung sistem keamanan immobilizer pada kunci kontaknya, sehingga lebih aman dari aksi tangan jahil.

Buat menghidupkan mesin pun masih mengandalkan anak kunci, alias belum dilengkapi tombol engine start/stop.

Baca Juga : Honda Brio Sempat Disindir Kehilangan Jati Diri, Bagaimana Kalau Kayak Begini?

Meski begitu, LCGC yang dilego seharga Rp 139 juta (on the road DKI Jakarta) untuk tipe terendahnya (Satya S MT) dan tertinggi 162,5 juta (Satya E CVT) ini, penyetelan setirnya bisa naik turun (tilt), guna mendapatkan posisi berkendara yang ideal.

Selain itu, juga sudah dilengkapi fitur keselamatan sistem rem ABS dan EBD.

Selebihnya, seperti fitur untuk buka kaca jendela pada sisi driver secara otomatis (hanya auto down), tombol pengoperasian AC digital, dual airbad, seatbelt 5 titik dan sebagainya, masih sama dengan Brio Satya sebelumnya.

Yang berubah hanya head unit double DIN-nya yang kini menggunakan produk Piooner (sebelumnya JVC), namun belum touchscreen monitor.

Rizky,Tidarso,Andhika / OTOMOTIF
Head unitnya sekarang pakai Piooner, hasil suaranya tergolong mantap meski tanpa tweeter