Vario 125 Lawas Penyakitnya Lemot, Masalah di TPS, Ini Cara Atasinya

Irsyaad Wijaya - Minggu, 3 Maret 2019 | 11:25 WIB

Honda Vario 125 FI (Irsyaad Wijaya - )

Otomotifnet.com - Sistem injeksi bukan berarti terbebas dari perawatan.

Jika malas merawat, pasti muncul penyakit-penyakitnya seperti tarikan loyo atau lemot.

Parahnya lagi kalau mesin menggerung sendiri padahal gas sedang tak dibuka.

Gejala seperti itu, umumnya disebabkan oleh throttle position sensor (TPS) yang rusak, dan beberapa kali dialami oleh pengguna Honda Vario 125 keluaran awal.

(Baca Juga : Honda Vario 125 Kaku Waktu Belok, Obati Pakai Komstir Buatan Thailand)

Bisa dikatakan PGM-FI saat itu secara komponen dan software tidak sebaik generasi skubek Honda yang sekarang.

“Yang sekarang sudah jarang kejadian sensor TPS rusak,” sebut Sugiantoro, Service Advisor AHASS Honda Mitra Jaya, Bekasi.

dok. MotorPlus
Throttle body Honda Vario 125 lawas

Pria yang kerap disapa Sugi ini mengatakan, bahwa kebiasan yang bisa merusak sensor TPS yakni berupa jarang servis dan kualitas bahan bakar kurang baik.

“Di buku servis, sudah ditetapkan jarak tempuh dan waktu untuk melakukan servis. Itu sebaiknya dipatuhi, karena Honda sudah memikirkan komponen-komponen yang perlu perawatan,” tukasnya.

(Baca Juga : Motor Injeksi Lemes dan Menggerung? Ini Penyakit dan Obatnya)