Reli APRC Kembali Mendarat di Indonesia, Ini Beberapa Catatannya

toncil - Selasa, 6 Agustus 2019 | 15:10 WIB

Membangun mobil reli dengan membeli yang spesifikasi AP4 tidak terlalu jauh berbeda harganya (toncil - )

Toncil
Peserta yang ikut APRC tidak banyak, karena mahal

PESERTA APRC SEDIKIT

Secara total, peserta memang banyak. Namun, untuk yang benar-benar ‘bermain’ di kelas APRC tercatat hanya 5 peserta saja. Sebanyak 4 pereli asal Indonesia dan 1 dari Italia.

Padahal cukup banyak peserta asal Indonesia yang punya mobil dengan mesin turbo.

Bisa jadi hal ini dikarenakan beberapa peserta Indonesia baru ‘mengintip’ saja sebelum memutuskan untuk ikut APRC.

Selain itu juga karena memang mereka tidak punya rencana untuk ikut pada ajang APRC di negara lain.

Selain itu, bisa disebabkan juga membangun mobil menjadi spesifikasi APRC cukup mahal.

Toncil
Membangun mobil reli dengan membeli yang spesifikasi AP4 tidak terlalu jauh berbeda harganya

MEMBANGUN MOBIL MAHAL

Untuk bisa ikut APRC tentu harus mengikuti regulasi safety dari pihak APRC.

Mungkin ada yang beranggapan, “Kan sudah sesuai untuk standar kejurnas.” Eits, ini sangat berbeda sooobbbb.

Untuk ikut APRC, semua harus berlisensi FIA Approved dan tidak boleh expired. Bahkan jika sudah standar kejurnas sekalipun tetap harus ikut aturan APRC.