Yamaha RX-Z dan RZR, Duo 2 Tak Legendaris, Cuma Beda Baju?

Ignatius Ferdian - Sabtu, 6 Juni 2020 | 18:40 WIB

Yamaha RZR (Ignatius Ferdian - )

Otomotifnet.com - Banyak sekali varian motor dua tak Yamaha yang pastinya menarik buat dibahas, salah satunya Yamaha RX-Z dan RZR.

Dua motor ini bisa dibilang kakak beradik, karena hanya punya sedikit perbedaan di bodinya.

Yamaha RX-Z lahir duluan yakni pada tahun 1985an dan jadi terkenal di Malaysia dan Singapura.

Makanya, RX-Z sendiri memiliki usia yang cukup panjang di sana diproduksi dari tahun 1985 hingga 2011.

Baca Juga: All New Yamaha NMAX Bore up 177 cc Hingga 195 cc, Paket Mulai Rp 1,5 Jutaan

Awal kehadirannya, motor ini hadir menggunakan mesin 2-tak 135 cc dan 5 percepatan.

Desain motor ini terinspirasi dari pendahulunya yakni Yamaha RD125 dengan chasis dan platform yang sama.

Sukses di dua negara, motor ini akhirnya masuk ke Indonesia pada tahun 1987.

Yamaha RX-Z memang hadir pada saat itu untuk menyaingi produk motor lainnya seperti Kawasaki AR 125 dan Suzuki RGR 160 era 1987-1994.

Baca Juga: Yamaha Byson Fi Belum Punah, Kalah Dari V-Ixion, MT-15 dan Xabre, Dijual Cuma Rp 22 Jutaan!

Facebook/Godzilla Motorparts
Yamaha RX-Z 6 speed

Dengan gaya tahun 90-an motor ini menggunakan lampu depan berbentuk kotak, suspensi depan teleskopik, dan untuk belakang menggunakan dual shock.

Selanjutnya pada tahun 1986 RX-Z hadir lagi dengan perubahan warna tanpa ada ubahan di bagian mesin.

Tidak berhenti dengan tampilan baju baru, RX-Z hadir kembali dengan transmisi 6-percepatan pada tahun 1990.

Facebook/Godzilla Motorparts
Pilihan warna RX-Z

Hadirnya RX-Z versi baru ini juga dibarengi dengan lahirnya Yamaha RZR yang merupakan tipe lebih sporty dari RX-Z.

Yamaha RZR hadir dengan konfigurasi mesin yang sama seperti RX-Z hanya ditambah full fairing.

Baca Juga: Yamaha Lexi Pertahankan Gelar Sebagai Best Medium Skutik 125 cc

Yosana/Gridoto
Yamaha RZR

Yaitu dengan mesin bore dan stoke 56 dan 54 mm 133 cc yang sangat cocok berada di putaran atas.

Semakin berkembang, pada tahun 1994 Yamaha RZR menggunakan dual shockbreaker dengan tabung gas untuk suspensi belakang.

Berlanjut pada tahun 1999, Yamaha RX-Z dan RZR tidak diproduksi lagi dan diganti dengan Yamaha TZM, untuk Indonesia loh ya.

 Beda hal dengan Malaysia, Yamaha RX-Z produksinya masih berlanjut, bahkan tahun 2004 model facelift hadir dengan lampu belakang dipinjam dari Y125 Z.

Facebook/Godzilla Motorparts
Yamaha RX-Z Catalyzer

Selain itu Yamaha RX-Z tahun 2004 sudah dilengkapi dengan catalyzer dan juga mendapatkan sertifikat EURO 2 namun harus mengurangi tenaga sekitar 20 dk.

Buat yang enggak terlalu mengerti, mesin Yamaha RX-Z mungkin disangka sama dengan mesin RX-King karena sama-sama disebut 135 cc.

Kalau mengintip jeroannya, Yamaha RX-Z punya bore 56 mm dan stroke 54 mm sehingga berkubikasi bersih 133 cc.

Sedangkan Yamaha RX-King punya bore 58 mm dan stroke 50 mm dengan kubikasi bersih 132 cc.

Makanya Yamaha RX-Z dan RZR lebih cocok digeber di trek panjang powernya berada di putaran atas, apalagi jumlah giginya sudah 6.