Program Penjualan Toyota Awal Tahun 2021, Banyak Promo Menarik

Harryt MR - Jumat, 22 Januari 2021 | 15:30 WIB

TAM menawarkan program penjualan Toyota awal tahun 2021, yakni special rate bagi pembelian mobil Toyota dengan memberikan total benefit (Harryt MR - )

Melalui skema ini pelanggan bisa memiliki kendaraan Toyota dengan cicilan mulai dari Rp 2 juta per bulan, dengan down payment (DP) yang lebih rendah yaitu 20% dan cicilan yang lebih murah hingga 30%.

Khusus bagi wilayah Jabodetabek, pelanggan yang tertarik berlangganan kendaraan Toyota melalui KINTO, akan diberikan kemudahan karena pelanggan tidak perlu menyediakan dana untuk DP.

Cukup membayar subscription fee, pelanggan bisa menikmati layanan berlangganan kendaraan Toyota.

Bahkan untuk Agya, Avanza, Yaris, Voxy, dan Corolla Cross, pelanggan bisa mendapatkan free 1 month subscription fee yaitu pada bulan ke-13.

TAM juga menggelar program trade-in dengan memberikan subsidi sebesar Rp 3 juta per unit. Program ini meliputi semua produk Toyota, kecuali Fortuner dan Kijang Innova.

Baca Juga: Sambil Rebahan Bisa Pesan Mobil Toyota, Lewat Toyota Live Showroom

Selain itu, pelanggan yang membeli kendaraan Toyota dalam periode kuartal pertama tahun ini, berkesempatan mengikuti program lucky draw yang berhadiah 1 unit Voxy serta 200 unit iPhone 12 mini.

Sebelum pandemi mewabah di Indonesia, Toyota membukukan penjualan ritel 66.599 unit di kuartal pertama 2020.

Sejalan dengan mulai mewabahnya pandemi, di kuartal kedua penjualan ritel Toyota mengalami penurunan cukup signifikan menjadi 26.366 unit, atau 60,4% lebih rendah dari angka di kuartal pertama. 

Di kuartal ketiga, Toyota membukukan penjualan ritel sebesar 35.111 unit, atau naik 33,2% dibandingkan kuartal kedua.

Bahkan di kuartal keempat, penjualan ritel Toyota meningkat secara signifikan menjadi 54.589 unit, atau 55,5% lebih tinggi dari kuartal ketiga. 

“Kami berharap, berbagai kemudahan yang ditawarkan TAM dapat berkontribusi dalam mendorong pelanggan kembali bersemangat dalam menjalani mobilitas yang lebih tinggi, dalam menyambut pemulihan ekonomi nasional,” sambung Anton.