Honda PCX 160 Pakai Mesin eSP+, Nih Detail Jeroan Mesin 4 Klepnya

Antonius Yuliyanto - Senin, 22 Februari 2021 | 20:30 WIB

Mesin eSP+ Honda PCX 160 (Antonius Yuliyanto - )

Throttle Body

Kapasitas mesin membesar dan pakai 2 katup masuk, biar makin maksimal tentu butuh “pintu” masuk yang besar pula.

Makanya dipasangkan dengan throttle body 28 mm, lebih besar dari PCX 160 yang cuma 26 mm.

Ditunjang pula dengan boks filter udara yang punya pengarah angin dan saluran masuk lebih besar.

Aant/otomotifnet.com
Throttle body mesin eSP+ Honda PCX 160 berdiameter 28 mm

Crankshaft

Bagian crankshaft atau kruk as juga mengalami perubahan, yaitu jenis bearing yang digunakan.

Untuk sisi kanan pakai roller bearing, bukan ball bearing seperti pada umumnya.

Penggunaan roller bearing ini menurut Ade punya kelebihan bisa mengurangi defleksi crankshaft akibat gaya inersia dan energi pembakaran di putaran tinggi.

“Beda dengan ball bearing, sehingga efeknya bisa mengurangi getaran dan noise,” imbuhnya.

Pendinginan

Sistem pendinginan mesin tentu pakai cairan dengan radiator, tapi khusus untuk piston punya pendinginan tambahan, yaitu piston oil jet seperti digunakan di Honda Genio.

Tugasnya tentu memberikan semprotan oli ke bagian belakang piston.

Aant/otomotifnet.com
Mesin eSP+ Honda PCX 160 dibekali teknologi Piston Oil Jet