Honda PCX 160 Berasio Kompresi Tinggi, tapi Aman Pakai Pertalite, Kok Bisa?

Antonius Yuliyanto - Minggu, 14 Februari 2021 | 16:00 WIB
All New Honda PCX 160 aman pakai Pertalite
Aant/otomotifnet.com
All New Honda PCX 160 aman pakai Pertalite

Otomotifnet.com – All New Honda PCX 160 dibekali mesin baru, eSP+ 157 cc dengan 4 klep dan punya rasio kompresi tinggi, 12:1.

Penerapan rasio kompresi tinggi, tentu saja agar performa mesin semakin optimal dan ramah lingkungan.

Karena dengan rasio kompresi tinggi, maka campuran bensin dan udara sebelum diledakkan akan dimampatkan piston secara maksimal, sehingga saat proses pembakaran ledakannya lebih besar dibanding yang rasio kompresinya lebih rendah.

Namun, mesin dengan rasio kompresi tinggi tentu butuh bahan bakar yang juga lebih tahan tekanan, alias butuh oktan tinggi.

Mesin eSP+ All New Honda PCX 160, 157 cc 4 katup
Aant/otomotifnet.com
Mesin eSP+ All New Honda PCX 160, 157 cc 4 katup

Baca Juga: Honda PCX 160 Dibekali Mesin Baru eSP+, Apakah Masih Gredek?

Hal itu tentu untuk mencegah detonasi atau ngelitik atau knocking, yaitu pembakaran dini yang terjadi sebelum dibakar oleh api dari busi.

Tapi, meski rasio kompresi PCX 160 tergolong tinggi, namun ternyata aman pakai bahan bakar dengan kadar oktan 90 sekelas Pertalite. Kok bisa?

“Sesuai buku pedoman pemilik, rekomendasi bahan bakarnya RON 90 atau lebih tinggi,” terang Endro Sutarno, Technical Service Division PT Astra Honda Motor.

Endro melanjutkan, “Sebelum motor diluncurkan ke pasar, Honda tentu sudah melakukan survey, bahan bakar apa yang tersedia hingga pelosok.”

 

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa