Mitsubishi Outlander PHEV Tak Sulit Merawat Baterai, Terisi Penuh Jangan Didiamkan Lama

Rendy Surya - Jumat, 19 Maret 2021 | 09:15 WIB

Mitsubishi Outlander PHEV (Rendy Surya - )

Otomotifnet.com - Mitsubishi Outlander PHEV (Plug-In Hybrid Electric Vehicle) menjadi salah satu primadona pabrikan berlogo tiga berlian.

Mobil hybrid seharga Rp 1,3 M yang diluncurkan di Indonesia Juli 2019 lalu, menggunakan kombinasi mesin bensin dengan baterai seperti layaknya mobil listrik.

Selain ramah lingkungan dan hemat bahan bakar, yang menarik dari Outlander PHEV adalah memiliki fitur discharging.

Fitur discharging diklaim mampu mengeluarkan listrik hingga 1.500 watt dan dapat digunakan untuk menyalakan peralatan rumah tangga hingga 10 hari berturut-turut.

Baca Juga: Wow, Mitsubishi Evolution Hingga Mazda RX-7 Baris Rapi di Garasi Ini

Mitsubishi
Satu unit Mitsubishi Outlander PHEV yang diperbantukan pada PMI di posko penjagaan di kaki Gunung Merapi

Fitur inilah yang dimanfaatkan SUV 4WD ini menjadi garda depan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam kegiatan tanggap darurat dan unit pendukung aktivitas pencegahan penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Keunggulan Outlander PHEV sebagai mobil hybrid, tentu saja memerlukan perawatan yang berbeda, apalagi ada unsur baterai yang menjadi salah satu sumber vital.

Walaupun berbeda, ternyata tak sulit memahami perawatan mobil hybrid seperti ini.