Test Ride Benelli TRK 502X, Pesaing CB500X dari Performa, Handling Hingga Konsumsi Bensin

Fariz Ibrahim,Antonius Yuliyanto - Senin, 12 Juli 2021 | 22:30 WIB

Benelli TRK 502X tidak memiliki traction control system, bejek gas di jalur gravel bikin mudah spinning (Fariz Ibrahim,Antonius Yuliyanto - )

Tangki pun diisi penuh 20 liter Pertamax lalu diajak berkendara sehari-hari melewati beragam kondisi jalan.

Setelah dihitung, hasilnya sebesar 21,5 km/liter. Terbilang efisien untuk mesin 500 cc, bahkan sedikit lebih irit dibanding CB500X yaitu 20,8 km/liter.

 

Data Tes:

0-60 km/jam: 3,1 detik

0-80 km/jam: 4,8 detik

0-100 km/jam: 7,4 detik

0-100 m: 6,3 detik (@92,2 km/jam)

0-201 m: 9,8 detik (@113 km/jam)

0-402 m: 15,7 detik (@130,7 km/jam)

Top speed di spidometer: 164 km/jam

Top speed di Racelogic: 151 km/jam

Konsumsi bensin: 21,5 km/liter

 

Data Spesifikasi:

Panjang sumbu roda: 1.525 mm

Berat kering: 213 kg

Tinggi jok: 840 mm

Jarak terendah ke tenah: 220 mm

Kapasitas tangki bensin: 20 liter

Tipe mesin: 2 silinder segaris, 4 tak, pendingin cairan, DOHC 4 klep per silinder

Tenaga maksimal: 46,9 dk @8.500 rpm

Torsi maksimal: 46 Nm @6.000 rpm

Kapasitas mesin: 499,3 cc

Bore x stroke: 69 x 66,8 mm

Perbandingan kompresi: 11,5:1

Tipe kopling: Basah

Transmisi: 6 percepatan

Pelumasan: Wet sump

Pengabutan: Electronic fuel injection with throttle body ø 37 mm

Knalpot: With catalytic converter and oxygen sensors 6 speeds

Pengapian: Delphi MT05

Busi: NGK CR8E

Suspensi depan: Upside down forks ø50 mm

Jarak main suspensi depan: 135 mm

Suspensi belakang: Monosok dengan setelan preload, compression, dan rebound

Jarak main suspensi belakang: 45 mm

Rem depan: Cakram ø320 mm ganda dengan kaliper 2 piston dan ABS

Pelek depan: 19”x3”

Rem belakang: Cakram ø260 mm tunggal dengan kaliper 1 piston dan ABS

Pelek belakang: 17”x4.5”

Ban depan: Metzeller 110/80-19

Ban belakang: Metzeller 150/70-17