Tak lama, rekan korban melihat korban tertidur dengan mulut mengeluarkan air liur cukup banyak.
Sontak rekan korban kaget lalu meminta bantuan pegawai lainnya.
Ketika dibangunkan korban tak merespon.
Sehingga para rekan korban memanggil tim medis dari tim Ambulance Hebat Kota Semarang.
"Setiba tim medis di lokasi lalu memeriksa kondisi korban, ternyata korban sudah dalam kondisi meninggal dunia," ungkap Jumani.
Hasil pemeriksaan dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
Diduga korban meninggal karena sakit yang diderita, berupa kolestrol dan asam urat.
"Keluarga korban menerima kejadian itu sebagai musibah dan tidak menuntut pihak manapun yang dinyatakan dalam surat pernyataan," bebernya.
Jenazah korban lalu diserahkan ke keluarganya untuk selanjutnya dilakukan pemakaman.
Baca Juga: Tragedi Bus Kalingga Jaya, Hajar Tebing di Purbalingga, Renggut Nyawa Kernet