Otomotifnet.com - Radiator mobil bekas yang mengalami karat dapat menimbulkan berbagai masalah serius, seperti kebocoran dan overheat lho, gaes.
Adapun pemicu utama atau biang keladi radiator pada mobil bekas bisa berkarat, berikut beberapa faktor penyebabnya:
1. Air Radiator yang Jarang Diganti
Air radiator mengandung aditif antikarat yang berfungsi melindungi logam di dalam radiator dari korosi.
Jika air radiator tidak diganti secara berkala, aditif ini akan menghilang, sehingga meningkatkan risiko korosi akibat sirkulasi air yang panas dan bertekanan tinggi.
2. Penggunaan Air Mineral
Jika air radiator dicampur dengan air mineral, mineral dalam air tersebut dapat bereaksi secara kimia dengan sisa air radiator yang ada.
Reaksi ini dapat menyebabkan penggumpalan dan pembentukan karat di dalam radiator.
3. Partikel Karat dan Penyumbatan
Karat yang terbentuk bisa ikut bersirkulasi dalam sistem pendinginan, yang dapat menyebabkan penyumbatan pada jalur sirkulasi air radiator dan slang-slang.
Ini dapat mengganggu performa sistem pendinginan dan berpotensi merusak mesin.
Baca Juga: Kapan Waktu Yang Pas Buat Flushing Air Radiator, Ini Tanda-tandanya
Baca Juga: Hindari Cover Radiator Model Begini Bisa Bikin Mesin Overheat
Baca Juga: Dampak Panjang Penggunaan Air Tanah Untuk Air Radiator Mobil
4. Kerapuhan Radiator
Radiator yang sudah berkarat menjadi lebih rapuh, dan dengan tekanan aliran air yang tinggi, radiator tersebut berisiko untuk jebol sewaktu-waktu.
Dengan memahami penyebab-penyebab ini, pemilik mobil dapat lebih waspada dan melakukan perawatan yang tepat untuk radiator agar tetap berfungsi dengan baik dan mencegah kerusakan yang lebih serius.