Awas, Rem Blong, Cara Aman Melewati Turunan Tajam dengan Motor Matik

Konten Grid - Kamis, 8 Januari 2026 | 10:55 WIB

Tips agar rem motor matik tidak blong saat diturunan (Konten Grid - )

Otomotifnet.com - Mengendarai motor matik di jalan menurun memerlukan kewaspadaan ekstra karena risiko rem blong yang mengintai.

Secara teknis, kegagalan pengereman ini umumnya dipicu oleh dua faktor utama, yaitu keausan kampas rem atau munculnya fenomena overheating pada sistem pengereman.

Mekanisme Terjadinya Overheat

Kondisi overheat terjadi akibat gaya berkendara yang salah, yakni menekan tuas rem secara terus-menerus dalam durasi lama.

Kebiasaan ini akan menyebabkan:

Cakram Menjadi Licin

Suhu ekstrem pada piringan cakram mengubah koefisien geseknya menjadi sangat rendah (licin), sehingga daya cengkeram hilang.

Piston Kaliper Macet 

Panas yang merambat ke kaliper dapat membuat piston pemandu macet, mengakibatkan rem gagal merespons tekanan tuas.

Baca Juga: Agar Kendaraan Tidak Terjadi Rem Blong, Cek Komponen Ini Secara Rutin

Baca Juga: Warna Minyak Rem Berubah Pekat, Tanda Wajib Diganti, Hindari Rem Blong

Baca Juga: Jangan Panik! Ini Rahasia Cegah Mobil Matik Mundur di Tanjakan Curam

Baca Juga: Jelang Nataru, Ini 7 Tips Hindari Kecelakaan Motor Akibat Rem Blong

Untuk mengantisipasi kegagalan sistem pengereman, pengendara disarankan menerapkan tiga langkah krusial:

1. Pengereman Kombinasi (Alternating Braking) 

Jangan hanya mengandalkan satu sisi rem (terutama depan).

Gunakan rem depan dan belakang secara bergantian untuk memberikan waktu jeda bagi masing-masing perangkat rem mendinginkan suhunya.

2. Optimasi Engine Brake

Berbeda dengan motor manual, pada motor matik engine brake dapat diaktifkan dengan cara mempertahankan sedikit putaran gas (holding gas) di posisi rendah.

Hal ini menjaga kopling tetap terhubung sehingga mesin ikut membantu menahan laju kendaraan.

3. Inspeksi Berkala

Pastikan kampas rem masih dalam ketebalan yang aman sebelum memulai perjalanan di wilayah pegunungan atau perbukitan.