Otomotifnet.com - Saat ini tidak jarang ditemukan para penjual ban bekas di Kota-kota besar.
Mereka menawarkan berbagai merek dan tipe ban mobil bekas dengan berbagai macam kondisi.
Harga yang ditawarkan pasti jauh lebih murah dibanding ban baru membuat ban mobil bekas memiliki konsumen tersendiri.
Untuk 1 ban sendiri harganya bisa 1/4 dari harga barunya.
Namun, membeli ban mobil seken memiliki beberapa konsekuensi.
Baca Juga: Catat, Inilah Rekomendasi Ban Mobil Yang Cocok Untuk Musim Hujan
Baca Juga: Kenapa Dilarang Ganti Ban Mobil Satuan? Resiko Ini Bisa Menghantui
Baca Juga: 3 Cara Merawat Ban Mobil Agar Lebih Panjang Umur, Nomor 2 Ampuh Banget
Baca Juga: Bikin Ban Mobil Berumur Panjang dengan 7 Cara Ini, Catat
Zulpata Zainal, yang pada saat itu merupakan Senior Evaluator Technical Service PT Bridgestone Tire Indonesia mengungkapkan ada beberapa dampak yang harus diwaspadai saat beli ban bekas.
Pertama, berkurangnya usia pakai ini karena ban tersebut sudah dipakai dulu oleh pemilik sebelumnya.
Akibatnya waktu penggantian ban pun menjadi lebih cepat.
"Gambarannya begini, misalnya biasanya kita mengeluarkan biaya rutin untuk pembelian ban baru 2 tahun sekali, maka ketika membeli ban bekas biaya rutin yang dikeluarkan bisa maju menjadi 1,5 tahun sekali bahkan lebih cepat lagi," tegas Zulpata Zainal.
Kedua, konsumen ban bekas tidak mendapatkan garansi bila terjadi kerusakan.
Setelah ban bekas dibeli, apa yang terjadi selanjutnya adalah tanggung jawab pembeli sepenuhnya.
Ketiga, saat membelinya sobat wajib memeriksanya dengan cermat.
Misalnya pastikan tread atau bagian telapak ban tidak rusak atau terpisah.
Atau pastikan bead atau bundelan kawat yang melekat pada pelek tidak bengkok.
Pasalnya, jika sudah bengkok maka akan mempengaruhi daya rekat ban dengan pelek.
Yang terpenting lagi, jangan sampai membeli ban bekas yang telah direkondisi atau vulkanisir.
Soalnya, ban hasil rekondisi rawan pecah dan kemampuan cengkeramnya kurang.
Jadi pikir-pikir dahulu jika ingin membeli ban bekas.