Awas, Jangan Kurangi Tekanan Ban Saat Hujan, Ini 3 Akibatnya

Konten Grid - Sabtu, 24 Januari 2026 | 07:00 WIB

Mengurangi tekanan ban saat hujan justru bahaya

Otomotifnet.com - Seiring meningkatnya intensitas hujan di berbagai wilayah Indonesia, para pengendara kini dihadapkan pada tantangan jalanan yang licin dan genangan air yang tak terduga.

Di tengah kondisi ini, muncul sebuah anggapan populer bahwa mengurangi tekanan ban dapat meningkatkan daya cengkeram (grip) kendaraan agar tidak selip.

Namun, apakah praktik ini secara teknis dapat dibenarkan?

Faktanya, anggapan tersebut adalah kekeliruan besar yang justru meningkatkan risiko kecelakaan.

3 Akibat Tidak Dianjurkan Mengurangi Tekanan Ban Saat Musim Hujan

Berikut adalah 3 akibat kenapa Anda tidak diperkenankan untuk mengurangi tekanan ban saat hujan dan harus tetap mengikuti standar pabrikan:

1. Hilangnya Cengkeraman Tengah

Ban yang tekanannya dikurangi akan menjadi kempes.

Dalam kondisi ini, hanya sisi kiri dan kanan ban yang menyentuh jalan, sementara bagian tengahnya melengkung ke atas.

2. Titik Tangkap Air

Ruang kosong di tengah ban yang kempes tersebut justru menjadi tempat terjebaknya air.

Hal ini menciptakan bantalan air yang memicu fenomena aquaplaning, di mana ban kehilangan kontak sepenuhnya dengan aspal dan kendaraan menjadi tak terkendali.

Baca Juga: Bahaya Yang Mengintai Saat Tekanan Angin Ban Mobil Kurang

Baca Juga: Bahaya, Jangan Abaikan Tekanan Angin Ban yang Kurang, Ini Risikonya

Baca Juga: Dalam Kondisi Ini Tekanan Angin Ban Motor Perlu Dikurangi 2-3 Psi

Baca Juga: Awas, Beginilah Jadinya Jika Tekanan Angin Ban Mobil Kurang Menghantam Lubang

3. Standar Pabrikan adalah Kunci

Untuk menjaga traksi optimal di jalan basah, pemilik kendaraan sangat disarankan untuk menjaga tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan.

Kapan tekanan ban boleh diubah?

Aturan dasarnya cukup sederhana, yaitu tekanan angin hanya boleh dinaikkan jika kendaraan membawa muatan berlebih (beban berat).

Sebaliknya, tekanan angin hanya boleh dikurangi jika Anda melewati medan lumpur berat dengan ban berkonstruksi nilon (bias) untuk memperluas area kontak di permukaan yang lunak, bukan di jalan raya yang basah.

Pastikan keselamatan Anda tetap terjaga dengan tidak mengikuti mitos yang salah kaprah.

Periksa tekanan ban secara rutin agar tetap sesuai standar demi kenyamanan dan keamanan berkendara di tengah cuaca ekstrem.

YANG LAINNYA