Otomotifnet.com - Mengemudi dalam kondisi perut kosong menuntut penyesuaian strategi agar konsentrasi dan stabilitas emosi tetap terjaga.
Keamanan berkendara saat berpuasa sangat bergantung pada bagaimana Anda mempersiapkan tubuh sejak waktu fajar.
Kunci utama keselamatan berkendara saat berpuasa terletak pada kualitas asupan saat sahur.
Sahur bukan sekadar rutinitas makan, melainkan momen krusial untuk mengisi tangki bahan bakar tubuh agar tetap fit hingga waktu berbuka.
4 Tips Praktis Mengemudi Saat Berpuasa
Berikut beberapa tips praktis yang bisa diaplikasikan pengendara mobil saat bulan puasa:
1. Sahur: Prioritas Serat dan Hidrasi
Pilihlah makanan tinggi serat (seperti sayur dan buah) untuk memberikan rasa kenyang lebih lama.
Pastikan konsumsi air putih yang cukup untuk mencegah dehidrasi, yang sering menjadi pemicu utama menurunnya daya konsentrasi di jalan raya.
Selanjutnya, pilih karbohidrat kompleks untuk tenaga.
Nasi atau kentang berfungsi sebagai sumber energi utama yang dilepaskan secara perlahan oleh tubuh.
2. Makan Secukupnya: Komposisi Nutrisi Seimbang
Jika Anda berencana melakukan perjalanan jauh, sangat disarankan untuk menerapkan pola makan 4 Sehat 5 Sempurna.
Perbanyak protein berkualitas, seperti daging, telur, atau susu sangat penting untuk menjaga kekuatan otot dan metabolisme agar tidak cepat merasa lelah.
3. Tidur Cukup
Saat berpuasa, tubuh cenderung ingin berlelap atau tidur karena menyimpan banyak energi, namun riskan membuang energi cukup banyak yang mengakibatkan kelelahan.
Tidur yang cukup dapat membantu pengendara mobil agar tetap prima dan fokus saat berkendara di jalan raya.
Baca Juga: Link Resmi Daftar Mudik Gratis Pulang Basamo 2026, Tujuan Ke Sumatra Barat
Baca Juga: Update Tarif Tol Lampung Terbaru 2026, Cek Sebelum Gas Mudik Lebaran
Baca Juga: Sebelum Mudik Lebaran 2026, 4 Ruang Mesin Mobil Ini Wajib Dicek Rutin
Baca Juga: Pada Jarak Tempuh Km Berapa Wajib Ganti Oli Mesin, Mudik Jadi Nyaman
4. Minum Vitamin
Bagi pengemudi yang memiliki jam terbang tinggi atau harus menembus kemacetan panjang, mengonsumsi suplemen vitamin saat sahur bisa menjadi nilai tambah.
Vitamin dapat membantu menjaga kebugaran sistem saraf dan meningkatkan imunitas, sehingga respon refleks saat mengemudi tetap tajam meski dalam kondisi berpuasa.
Kondisi tubuh yang fit adalah modal utama keselamatan. Jika merasa kantuk atau pusing yang berlebihan saat di jalan, jangan ragu untuk menepi sejenak demi keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.