Otomotifnet.com - Perjalanan mudik lebaran sering kali menjadi uji ketahanan fisik.
Menempuh jarak ratusan kilometer dengan durasi berkendara yang panjang tanpa pengemudi pengganti adalah resep instan kelelahan.
Dalam kondisi ini, istirahat bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban untuk mengembalikan kebugaran tubuh dan fokus mental.
Banyak yang salah kaprah menganggap bantal leher adalah aksesori wajib saat menyetir.
Padahal, secara edukatif, penggunaan bantal leher bagi pengemudi memiliki aturan main yang ketat:
-
Dilarang Saat Mengemudi: Menggunakan bantal leher saat memegang kemudi justru berbahaya. Penyangga ini memberikan efek relaksasi berlebih yang dapat memicu kantuk (microsleep). Selain itu, bantal leher bisa membatasi ruang gerak kepala untuk memantau spion.
-
Gunakan Saat "Power Nap": Waktu terbaik bagi pengemudi untuk memakai bantal leher adalah saat mobil berhenti total di rest area. Bantal ini berfungsi menjaga posisi tulang servikal (leher) tetap netral, sehingga otot leher bisa rileks sempurna saat Anda memejamkan mata sejenak.
-
Kebebasan bagi Penumpang: Berbeda dengan pengemudi, penumpang diperbolehkan menggunakan bantal leher sepanjang perjalanan agar posisi tidur tetap tegak dan tidak membebani otot bahu.
Jangan asal pilih bantal karena motifnya yang lucu.
Di tengah cuaca mudik yang cenderung panas, perhatikan dua aspek ini:
-
Bahan Isian: Pilih yang empuk namun tetap suportif (seperti memory foam atau serat mikro).
-
Sarung (Cover): Pastikan kain pelapis berbahan lembut, menyerap keringat, dan memiliki sirkulasi udara yang baik (seperti katun atau bahan rajut halus). Ini penting untuk mencegah iritasi kulit dan rasa gerah yang justru membuat tidur tidak nyenyak.
Baca Juga: Mengemudi Lebih Dari 4 Jam, Lakukan Ini Saat Mudik Lebaran Nanti
Baca Juga: Cara Praktis Beristirahat di Rest Area Saat Mudik Lebaran, Ikuti Ini
Baca Juga: Perhatikan 4 Hal Ini Sebelum Pergi Mudik Lebaran Pakai Motor
Baca Juga: 5 Tips Meninggalkan Motor di Rumah Saat Mudik Lebaran, Ini Kata Pakar
Agar istirahat di dalam mobil efektif, bantal leher hanyalah satu bagian dari solusi.
Perhatikan juga posisi anatomi tubuh Anda:
-
Luruskan Kaki: Jika memungkinkan, mundurkan kursi depan agar kaki bisa selonjoran. Posisi kaki yang tertekuk terlalu lama menghambat aliran darah dan memicu pegal kronis.
-
Rebahkan Sandaran: Atur kemiringan kursi agar beban tubuh terbagi rata, tidak hanya bertumpu pada tulang ekor.
-
Sinkronisasi Kepala & Leher: Pastikan bantal menopang lekukan leher dengan pas, bukan mendorong kepala terlalu maju ke depan.
Tubuh yang bugar setelah istirahat berkualitas adalah kunci keselamatan utama untuk sampai di kampung halaman dengan selamat.