Kawasaki Ninja E-1 Tahun 2026: Sekarang Dibanderol Segini

Konten Grid - Jumat, 12 Juni 2026 | 15:17 WIB

Estimasi harga Kawasaki Ninja E-1 tahun 2026.

Otomotifnet.com - Berbeda dari kebanyakan motor listrik yang mengusung tampilan skuter atau komuter, Ninja E-1 hadir sebagai sportbike berfairing penuh yang tetap mempertahankan identitas visual Kawasaki.

Model ini menjadi bukti bahwa DNA sport tetap dapat dipertahankan meskipun menggunakan tenaga listrik sepenuhnya.

Berbeda dari motor listrik konvensional yang lebih menonjolkan efisiensi, Ninja e-1 mencoba menggabungkan karakter sport, akselerasi instan dan kemudahan berkendara dalam satu paket yang ramah lingkungan.

Eskterior

Secara visual, Kawasaki Ninja E-1 mempertahankan identitas keluarga Ninja dengan penggunaan fairing penuh yang langsung mengingatkan pada keluarga Ninja bermesin bensin.

Garis bodi depan dibuat tajam dengan sudut-sudut agresif sehingga menghasilkan kesan sporty.

Fairing dirancang mengalir dari area lampu utama hingga ke sisi samping motor yang berfungsi tidak hanya mempercantik tampilan, tetapi juga membantu mengoptimalkan aliran udara saat berkendara.

Menggunakan sistem pencahayaan modern berbasis LED (Headlamp, Turn Lamp Signal, Stop Lamp) yang memberikan visibilitas lebih baik sekaligus meningkatkan efisiensi energi.

Di atas lampu utama terdapat windshield berukuran kompak yang memperkuat karakter sportbike yang berfungsi membantu mengurangi terpaan angin langsung ke tubuh pengendara saat melaju.

Untuk memantau kondisi kendaraan, Kawasaki memakai panel instrumen TFT berwarna penuh di sistem kemudinya.

Nah karena tidak menggunakan mesin bensin dan tangki bahan bakar, maka dimanfaatkan sebagai ruang penyimpanan tambahan.

Sedangkan untuk kursi atau joknya menggunakan desain bertingkat (split seat look) yang umum ditemukan pada motor sport modern.

Suspensi dan Kaki-kaki

Ninja E-1 mengadopsi konstruksi yang lebih dekat dengan motor sport konvensional Kawasaki.

Motor ini menggunakan rangka trellis berbahan baja berkekuatan tinggi yang memberikan kombinasi antara kekakuan struktur dan bobot yang tetap terkendali.

Dengan bobot sekitar 140 kg, distribusi massa Ninja E-1 tetap terasa ringan untuk ukuran motor sport, sehingga kerja suspensi dapat lebih optimal dalam menyerap guncangan tanpa membuat motor terasa berat saat bermanuver.

Untuk sistem suspensi depannya menggunakan teleskopik berdiameter 41 mm dengan panjang langkah roda (wheel travel) mencapai 120 mm dilengkapi tabung cukup besar.

Sedangkan untuk bagian belakang, Kawasaki membekalinya dengan sistem Bottom-Link Uni-Trak yang telah lama digunakan pada berbagai model sport dan adventure yang memiliki wheel travel mencapai 133 mm.

Keunggulan lainnya adalah adanya fitur pengaturan preload yang memungkinkan pemilik menyesuaikan karakter suspensi sesuai kebutuhan, baik saat berkendara sendirian maupun membawa penumpang.

Pada bagian roada, motor ini menggunakan konfigurasi velg 17 inci yang dibalut ban depan ukuran 100/80 serta ban belakang ukuran 130/70.

Baca Juga: Kawasaki ZX-25R Tahun 2026: Sekarang Dibanderol Segini

Baca Juga: Kawasaki Ninja ZX-25RR Tahun 2026: Sekarang Dijual Segini 

Baca Juga: Kawasaki KLE500 SE Tahun 2026: Sekarang Dibanderol Segini 

Baca Juga: Kawasaki KLX150 SM Tahun 2026: Sekarang Dijual Segini

Sistem Pengereman

Berbeda dengan motor sport bermesin bensin konvensional, Ninja E-1 mengandalkan kombinasi rem cakram hidrolik, ABS, dan regenerative braking untuk menciptakan pengalaman berkendara yang aman sekaligus efisien.

Rem depan dan belakangnya memakai cakram hidrolik tunggal (single disc brake) berfitur ABS (Anti-lock Braking System) pada posisi pengereman secara mendadak.

Perfoma Mesin

Jantung penggerak Kawasaki Ninja E-1 2025 bukanlah mesin pembakaran internal, melainkan motor listrik tipe AC Synchronous Motor yang mampu menghasilkan torsi instan sejak putaran awal, sekaligus menjaga efisiensi energi selama berkendara.

Motor listrik tersebut menghasilkan tenaga sebesar 9 kW atau setara 12 PS dan torsi 40 Nm yang tersedia sejak putaran awal membuat akselerasi awal terasa sangat responsif.

Disokong oleh 2 unit baterai Lithium-Ion berkapasitas masing-masing 30 kWh.

Konfigurasi baterai ganda ini memberikan fleksibilitas tinggi bagi pengguna, karena baterai dapat diisi ulang langsung pada motor atau dilepas untuk diisi secara terpisah menggunakan charger bawaan.

Nah yang perlu diketahui adalah ada 2 mode berkendara yang bisa dipilih yaitu ECO mode dan Road mode dengan fitur E-Boost yang menghasilkan tenaga berbeda.

Dimana ECO mode mencatatkan tenaga 62 km/jam sampai 24 km/jam sedangkan Road mode menghasilkan tenaga 85 km/jam sampai 88 km/jam.

Bahkan bisa lebih kencang ketika fitur E-Boost dinyalakan.

Harga Terbarunya

Berdasarkan data terbaru, inilah estimasi harga Kawasaki Ninja E-1 Tahun 2026:

Kawasaki Ninja E-1 Rp.150.600.000

*Disclaimer:

YANG LAINNYA