Otomotifnet.com - Mengusung karakter desain yang memadukan nuansa retro dengan sentuhan modern sehingga tampil berbeda dibanding mayoritas skutik berdesain tajam, TVS Callisto 125 Premium turut meramaikan pasaran motor matik di Indonesia.
Tidak hanya mengedepankan estetika, setiap elemen eksterior pada motor ini juga dirancang agar nyaman dipakai harian.
Eksterior
Siluet bodinya yang mengadopsi bahasa desain klasik khas skuter Eropa dengan lekukan bodi dibuat membulat tanpa garis-garis agresif sehingga menghasilkan tampilan elegan.
Secara keseluruhan, TVS Callisto ini memiliki dimensi panjang 1.852 mm, lebar 681 mm, tinggi 1.168 mm dan jarak sumbu roda 1.275 mm.
- Bagian depan: Lampu utama didesain membulat dengan menggunakan LED berlensa bening sehingga menghasilkan distribusi cahaya lebih merata. Terdapat windshield kecil pada bagian atas lampu depan. Tutup tangki bensinnya aterdapat dibagian dashboard depan, sama seperti beberapa kometitornya. Panel instrumennya dirancang semi digital untuk memberikan informasi kendaraan secara aktual. Beberapa part dilapisi dengan aksen krom yang membuatnya terlihat lebih elegan.
- Bagian samping: Permukaan panel bodi dibuat minim lekukan tajam dengan beberapa aksen krom. Dengan dimensinya yang proporsional, motor ini cukup enak untuk dibawa selap selip dijalanan. Dek kakinya cukup luas yang memberikan posisi berkendara lebih rileks
- Bagian belakang: Tetap mempertahankan tema desain membulat dengan lampu belakang dirancang menyatu dengan bodi sehingga menghasilkan tampilan yang rapi. Posisi lampu sein juga ditempatkan secara proporsional yang serasi dengan konsep klasik namun modern.
Suspensi, Pengereman dan Kaki-kaki
Berbeda dari banyak skutik di kelasnya yang menggunakan konfigurasi suspensi standar tanpa penyetelan, Callisto 125 Premium menawarkan suspensi belakang yang dapat disesuaikan dengan kondisi penggunaan.
Pada bagian depan menggunakan sistem Telescopic Hydraulic Suspension dengan menggunakan tabung teleskopik berisi oli hidrolik yang berfungsi menyerap benturan secara progresif.
Sedangkan dibagian belakangnya menggunakan sistem Monotube Gas Suspension yang memiliki 3 Step Adjustable.
Fitur 3 Step Adjustable memungkinkan pengendara mengubah tingkat preload sesuai kebutuhan dengan settingan 1 untuk berkendara sendiri didalam kota, settingan 2 saat membawa barang bawaan serta settingan 3 untuk berboncengan dan membawa barang berat.
Baca Juga: Sudah Rilis di Indonesia, CFMOTO 250 Dual Tahun 2026 Dijual Segini
Baca Juga: Honda Vario EVO 160 CBS Tahun 2026: Sekarang Dijual Segini