Serupa Tapi Tak Sama dari Karya Sahabat ‘Kembar’

Jumat, 23 Mei 2014 | 09:30 WIB



Jakarta - Persahabatan antara Ricky dan Dicky ini memang unik, tak hanya bersahabat biasa, tapi sampai mempengaruhi cara mereka memodifikasi mobil masing-masing. “Banyak yang bilang kita seperti anak kembar, muka mirip, nama mirip, sampai modifikasi juga mirip-mirip, hahaha,” tawa kedua pria ini berbarengan.

Coba lihat Mazda2 milik Ricky dan Toyota Yaris milik Dicky. Meski berbeda warna, namun konsep modifikasi mereka ada kesamaan. “Awalnya Mazda2 ini warnanya putih, karena saya dan kakak punya gerai khusus body wrap dan cutting sticker. Langsung aja saya ‘bungkus’ sebodi dengan stiker warna mint,” ujar Ricky. Hitung-hitung sekalian promosi toko ya! Sedangkan Dicky hanya stiker motif karbon di kap mesin dan sepatbor.

Sebelum dibungkus, bumper depan Mazda2 ini diganti dengan tipe R Sporty, yang didapatnya di sebuah bengkel asuransi. “Biar kelihatan lebih sporty aja,” tukasnya. Kemudian, barulah stiker Oracal 651 warna mint tadi dibungkus ke sekujur body hatchback ini. “Habis sekitar 18 meteran,” ujar Stevan, sang kakak yang bertanggung jawab atas gerai De’eight Sticker di bilangan Gading Serpong ini.

Walau replika, tapi aksen jok merah lebih terlihat sporty (kiri). Dicky pilih jok bernuansa hitam

Selesai dengan body, Ricky beralih mengganti pelek aslinya dengan XXR diameter 16 inci lebar 8,25 + 9,25 inci, yang dibalut ban Achilles 195/45R16. “Sengaja pilih pelek lebar belang karena memang mau ekstrem di bagian belakangnya terutama,” ujar Ricky. Untuk mendapatkan efek seceper ini, per dan sokbreker custom racikan bengkel per Jaya Spring pun dipasang.

Ternyata, pelek XXR ini juga menjadi pilihan Dicky untuk Toyota Yarisnya. “Bedanya dengan Ricky, saya pakai yang diameter 17 inci lebar 8,25 inci depan dan 9,75 inci belakang,” tutur Dicky. Bannya dipilih dari Dunlop ukuran 205/45R17. Di bagian belakang, bannya pun terlihat ‘narik’ banget! Urusan suspensi juga dipercayakan ke bengkel yang sama.


-Dasbor Yaris Dicky penuh pernik minimalis (kiri atas). 
Masih membawa auro sporty, panel interior berlapis karbon (kanan atas). 
Sepintas tak ada ubahan, tapi sudah aplikasi upgrade ringan untuk harian (kiri bawah). 
Mazda2 Ricky cukup filter dan custoom pipe untuk sehari-hari

Untuk interior, pemilihan panel karbon di beberapa bagian juga menjadi pilihan buat Ricky dan Dicky. “Panel karbon ini kita pesan dari Auto Prima Kreasi yang khusus membuat carbon panel dan juga wood panel di BSD Autopart,” ujar Dicky. Di Mazda2 Ricky, terlihat panel karbon di center panel, panel AC, door trim, sampai shift knob, sedangkan Yaris Dicky di setir, center panel, spidometer, sampai panel transmisi. Keren!

Selain panel karbon, Ricky mengganti jok asli dengan model bucket seat agar terlihat makin sporty. Sedangkan jok belakang hanya dibungkus bahan MBtech saja. Begitu juga dengan Dicky, jok asli diganti dengan replika Sparco bucket seat dan lainnya dibungkus dengan MBtech.

Soal mesin, ternyata keduanya juga telah dimodifikasi meski kategori ringan. Mesin Yaris Dicky dipasangi grounding cable, air charger untuk meringankan tarikan mesin, filter udara K&N, serta muffler HKS.

Editor :

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA