Nissan Juke 2011 The Classy Show Off

Sabtu, 26 Maret 2016 | 10:50 WIB

Biasanya pemilik memilih mau menjadikan show car atau harian, beda dengan satu ini yang memilih keduanya

Jakarta - Memang pria yang satu ini tidak senang dengan sesuatu yang mainstream. Lihat saja, Nissan Juke 2011 dengan desain kontroversial ketika pertama kali keluar, dipilih menjadi komuter hariannya. Belum cukup tidak biasa, ia pun memilih untuk memberi sentuhan personal terhadap crossover Jepangnya tersebut.

“Intinya, saya mau buat modifikasi yang bertema street racing yang berkelas dan berkualitas. Jelas untuk show off, tapi enggak norak juga untuk daily looks, apalagi jangan sampai bikin ribet untuk pemakaian sehari-harinya,” jelas Liem, pemilik Juke 2011 tersebut. Bagaimana eksperimen mobil andalan untuk show off berkelasnya tersebut dilakukan? Simak ceritanya di bawah ya.• (otomotifnet.com)

Mesin
Tidak ingin dihakimi hanya menang soal tampilan, pria bertinggi badan 160-an cm ini juga merombak jeroan di bawah kap mesin. Di mulai dari bagian-bagian dasar seperti pemasangan grounding cable dan racing suction kit HKS dan oil cap Nismo. Kemudian penunjang performa yang lebih serius baru dipasangkan.

“Saya bawa ke Rev Engineering untuk pasang Dastek, sekalian tuning dan dyno di sana deh,” urai Liem. Karena piggyback jenis Dastek Q+, maka throttle controller dari Dastek untuk memilih mode berkendara pun sekaligus dipasangkan melengkapi Drive Mode standar Juke. Beres soal tenaga, tinggal keluarannya saja untuk memaksimalkan output. Setiap bagian exhaust, mulai dari header, resonator, centre muffler dan dual end muffler dari Kansai agar menghasilkan suara yang lebih garang.

Nah, sudah hampir matang, lalu jelas timbul pikiran untuk memasang sistem forced induction di Nissan Jukenya, tetapi tidak dilakukan. “Sudah kepincut sih, tapi beberapa teman sudah pasang turbo ternyata CVT-nya jebol, jadi nanti dulu deh, hehehe,” tutupnya.
 

Interior
Berhubung pelek pakai warna merah, tema di dalam pun dibuat senada. Pertama, jok standar diganti bucket seat Bride berwarna merah, sekaligus sabuk pengaman 4 titik Takata. Karena bagian belakang jok depan berlapis carbon fibre, maka beberapa trim pun dilapisi stiker karbon.

Seperti dasbor dan lis-lis AC. Kemudian untuk mengikuti warna merah joknya, Lim memesan trim fabric dengan warna sama bertuliskan Bride untuk melapis pilar A, door trim dan plafon. “Sayang sih waktu itu bahannya enggak cukup, jadi jok belakang terpaksa dilapis bahan semi kulit MBTech deh,” tambah pria yang pernah menjadi Runner Up pertama kontes Juke Alter Ego 2014.

Eksterior

Editor : Otomotifnet

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA